KOYONG TUMPENG: Bupati Rohul Anton ST MM melakukan koyong tumpeng saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Jadi ke-48-Desa Rambah Hilir Timur di los Pasar Surau Munai, Kecamatan Rambah Hilir, Senin (7/7/2025). (Prokopim Setda Rohul Untuk Riau Pos)
Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan, mempererat persatuan, dan bersama-sama membangun desa demi kemajuan daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Anton, Senin (7/7) saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke- 48 Desa Rambah Hilir Timur bertempat di Los Pasar Surau Munai, Kecamatan Rambah Hilir.
Peringatan Hari Ulang Tahun Desa Rambah Hilir Timur tersebut ditandai dengan acara koyong tumpeng oleh Bupati Rohul sebagai bentuk wujud rasa syukur dalam melestarikan tradisi yang ada di tengah masyarakat dan penyerahan hadiah pemenang lomba.
Turut hadir sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohul, para Kades di Kecamatan Rambah Hilir, Ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh adat dan ratusan masyarakat yang hadir merayakan Hari Jadi ke-48 Desa Rambah Hilir Timur.
Bupati Anton menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh masyarakat Desa Rambah Hilir Timur. Menurutnya, usia 48 tahun merupakan usia yang cukup matang dalam perjalanan pembangunan suatu desa.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-43 Desa Rambah Hilir Timur. Usia ini mencerminkan kematangan dan pengalaman dalam membangun desa ke arah yang lebih baik dan maju kedepannya,” ujarnya.
Orang nomor satu Rohul itu menyebutkan, momentum hari jadi ini menjadi penguat semangat cinta, persaudaraan, dan kebanggaan terhadap masyarakat Desa Rambah Hilir Timur. Dengan terus menjaga rasa memiliki terhadap desa ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Dalam kesempatan itu, Bupati Anton menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Desa, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
“Desa adalah ujung tombak pembangunan. Jika desa kuat, maka daerah juga akan kuat. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada gotong royong, komunikasi terbuka, dan kebersamaan yang solid,” tegasnya.
Bupati Anton mengingatkan agar masyarakat menghindari perpecahan dan memperkuat solidaritas sosial menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks kedepannya dalam membangun desa dan Kabupaten Rohul.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Rohul untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam membangun desa. Jangan ada perpecahan dan sekat-sekat di tengah masyarakat,” tuturnya.(epp)
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…