Categories: Rokan Hilir

Nelayan Panipahan Temukan Mayat Mengapung di Perairan Palika

PANIPAHAN (RIAUPOS.CO) Sejumlah nelayan yang sedang mencari ikan di perairan Pasir Limau Kapas (Palika), Rokan Hilir, mendapati sesosok mayat laki-laki mengapung di perairan Panipahan, Selasa (2/12). Penemuan terjadi saat kapal KM Bara Jaya yang dinakhodai Anto tengah melaut bersama para ABK.

Salah seorang anak buah kapal melihat tubuh pria tersebut mengapung. Kapal kemudian diarahkan mendekat untuk memastikan kondisi dan melakukan upaya evakuasi awal.

“ABK langsung menghubungi personel Pol Air Panipahan setelah memastikan itu mayat. Jenazah lalu dibawa ke pelabuhan Panipahan,” kata Kasatpol Air Polres Rohil AKP Charisma Fajar, Rabu (3/12).

Setibanya di pelabuhan pada sore hari, proses evakuasi dilanjutkan oleh personel Polair Panipahan bersama unsur Upika. Mayat kemudian dibawa ke Puskesmas Panipahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, mayat ditemukan dalam kondisi tubuh rusak.
“Bagian telinga sudah tidak ada, hidung hancur, dan di tangan kiri ada tato serta gelang besi putih,” jelas AKP Charisma.

Tim medis memperkirakan korban berusia lebih dari 40 tahun dan telah meninggal sekitar empat hari akibat tenggelam. Identitas korban masih dalam penyelidikan.


Keluarga Nelayan Hilang Terima Bantuan dari Berbagai Pihak

Keluarga dari dua nelayan yang hilang saat melaut di perairan Bagansiapiapi–Sinaboi menerima bantuan dari sejumlah pihak, Rabu (3/12). Bantuan diserahkan di rumah kerabat korban di Kampung Pasir, Kelurahan Bagan Hulu, Bangko.

Hadir memberikan dukungan antara lain Baznas Rohil, HNSI Rohil, Komunitas Rohil Peduli (Roli), Lurah Bagan Hulu Sri Indrayani, serta perwakilan Kecamatan Bangko. Bantuan berupa sembako dan uang disampaikan kepada keluarga nelayan atas nama Rozianto (31) dan Kantan (18) yang hingga kini masih dalam pencarian.

Komisioner Baznas Rohil, Ustad Ramli, menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dari dana zakat dan infak.
“Kami menyalurkannya sebagai bentuk empati atas musibah ini,” ujarnya.

Lurah Bagan Hulu Sri Indrayani berharap keluarga diberi ketabahan dan terus berdoa agar kedua nelayan segera ditemukan. Hal senada disampaikan Ketua HNSI Rohil, Jaswadi, yang menegaskan pencarian oleh para nelayan masih berjalan meski sempat terkendala cuaca.

“Bupati juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas Pekanbaru. Kapal induk Basarnas sudah turun melakukan pencarian, namun sampai hari ini belum ada hasil,” ujarnya.

Munir, kakek dari nelayan Kantan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan upaya pencarian yang terus dilakukan,” katanya.(fad)

Rindra

Recent Posts

Dibuntuti dari Pekanbaru, Komplotan Jambret Gelang Emas Rp33 Juta Diringkus Polres Siak

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…

1 hari ago

Tembus 2.976 Kasus Malaria dan 1.227 DBD, Pemkab Rohil Galakkan Gerakan Kamis Bersih

Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…

1 hari ago

Health Talk BRK Syariah dan KPJ Malaysia: Kenali Gejala Awal dan Penanganan Batu Empedu

KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…

2 hari ago

BKPSDM Rohil Tunjuk Plt untuk Disdikbud, Dinkes, dan Diskominfotiks

BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…

2 hari ago

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

3 hari ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

5 hari ago