Dani, warga Kepenghuluan Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi menjadi korban serangan buaya saat berada di ruangan UGD RSUD dr RM Pratomo guna menjalani perawatan intensif di Bagansiapiapi, Senin (30/9/2024). (Humas Polres Rohil untuk Riau Pos)
RIAUPOS.CO – Lagi kasus serangan buaya terjadi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Sebelumnya beberapa waktu lalu terjadi serangan buaya dan mengakibatkan korban tewas di Kecamatan Kubu Babussalam, kini terbaru terjadi di daerah Kecamatan Sinaboi.
Korban bernama Dani (16) merupakan warga Dusun 01 Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi. Diketahui korban diserang buaya dan nyaris menjadi mangsa, saat berada di aliran sungai di Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Sinaboi pada Ahad (29/9) tengah malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni SIK MH melalui Plh Kasi Humas Ipda Edi Purnomo SH menyebutkan, dari keterangan sejumlah warga, korban hampir diterkam buaya di mana saat itu korban keluar dari rumah hendak buang hajat di pinggiran sungai.
“Sesampainya di pinggiran sungai, korban kemudian naik sampan kecil miliknya. Saat itulah, sampan dilibas buaya dan korban terjatuh ke air,” kata Edi Purnomo, Senin (30/9).
Selanjutnya, bagian tangan sebelah kanan diterkam buaya. Pada saat diterkam, korban menjerit meminta tolong dan warga sekitarnya berdatangan untuk menolong korban.
Salah seorang warga Udin menyebutkan, dia mendengar teriakan korban yang menjerit minta tolong. “Kami bergegas datang, sementara korban berhasil melepaskan diri dari gigitan buaya,” katanya.
Setelah korban berhasil dievakuasi, warga kemudian melarikan korban untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi. Di mana akibat gigitan buaya, lengan sebelah kanan korban luka robek dan patah tulang.
Terkait kejadian ini, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni kembali mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan yang berisiko tinggi terhadap gangguan buaya muara, agar meningkatkan kewaspadaannya,.
“Semoga hal-hal serupa tidak terulang lagi dan diimbau agar di setiap daerah sungai yang kemungkinan menjadi tempat buaya agar memasang spanduk larangan dan peringatan agar waspada dan mencegah terjadinya musibah lagi,” katanya.(gem)
Laporan Zulfadli, Bagansiapiapi
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…