retribusi-sampah-tak-pernah-capai-target
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – DPRD Kota Pekanbaru mengagendakan paripurna pembentukan fraksi-fraksi, besok, Rabu (2/10). Hal ini disampaikan Ketua Sementara DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, kemarin.
”Kami sudah rapat bersama perwakilan fraksi beserta pimpinan sementara, mengagendakan paripurna pada Rabu (2/10) ini untuk penetapan struktur fraksi,” kata Isa, Senin (30/9).
Pantauan Riau Pos, pada rapat tertutup tersebut hadir Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Pekanbaru T Azwendi Fajri, Muhammad Dikky Suryadi Khusaini, dan Andry Saputra.
Sejumlah pimpinan fraksi yang telah menyatakan menerima SK partai seperti H Ervan, Roni Amriel dan beberapa lainnya juga terlihat keluar ruangan sebelum Isa melayani wawancara sejumlah awak media.
Isa menyebutkan, sejauh ini hanya Partai Demokrat yang belum menyelesaikan pembentukan fraksi. ”Demokrat belum, karena kesibukan mungkin, kami dapat informasi sedang dijemput, mudah-mudahan nanti Rabu kalau bisa sekalian penetapan pimpinan. Kalau tidak sempat, kita sepakat tadi bahwa tetap lakukan paripurna penetapan fraksi sebagian,” sebut Isa.
Penetapan fraksi memang didahulukan dan diprioritas pada paripurna itu nanti. Karena DPRD Kota Pekanbaru ingin mengebut pembahasan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
”Kalau sudah terbentuk nantikan sudah jelas perwakilan-perwakilan fraksi, barulah kita bertemu membahas pembentukan AKD,” ungkap politisi PKS ini.
Isa juga memastikan ada penambahan jumlah fraksi untuk periode 2024-2029 ini. Dari sebelumnya berjumlah 6 fraksi, menjadi 7 fraksi.
”Ada tambahan satu fraksi. PKB dan Hanura mereka sepakat membentuk fraksi gabungan, hingga total menjadi 7 fraksi,” tutup Isa.(end)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…