Categories: Pelalawan

UMK Pelalawan 2026 Segera Diputuskan, Rapat Digelar Pekan Depan

PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pelalawan tahun 2026 dijadwalkan akan ditetapkan pada awal pekan depan melalui rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Pelalawan. Penetapan ini menyusul terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) terbaru tentang pengupahan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 16 Desember 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH melalui Sekretaris Disnaker, Iskandar MSi, mengatakan rapat penetapan UMK Pelalawan 2026 direncanakan berlangsung pada Senin (22/12).

“Insya Allah, Senin pekan depan kami bersama Dewan Pengupahan akan menggelar rapat untuk memutuskan dan menetapkan besaran UMK Pelalawan tahun 2026,” ujar Iskandar kepada Riau Pos, Kamis (18/12).

Meski demikian, Disnaker Pelalawan belum dapat memperkirakan besaran kenaikan UMK tahun depan. Hal itu karena penetapan masih menunggu hasil pembahasan bersama seluruh unsur Dewan Pengupahan.

“Kami belum berani mengasumsikan besaran kenaikan UMK 2026, karena tetap menunggu hasil rapat Dewan Pengupahan awal pekan depan,” jelasnya.

Iskandar menjelaskan, Kementerian Ketenagakerjaan telah mengatur mekanisme penetapan UMP dan UMK 2026 dalam PP terbaru tersebut. Dalam aturan itu, formula penghitungan kenaikan upah menggunakan komponen inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi yang dikalikan dengan faktor alfa.

“Nilai alfa ini berada pada rentang 0,5 hingga 0,9. Di sinilah biasanya terjadi perbedaan pandangan. Pihak pengusaha cenderung memilih angka terendah, sementara pekerja menginginkan angka tertinggi,” ungkapnya.

Menurut Iskandar, perbedaan tersebut akan menjadi bahan pembahasan utama dalam rapat Dewan Pengupahan sebelum akhirnya ditetapkan secara resmi oleh pemerintah daerah.

Sebagai gambaran, pada tahun 2025 lalu seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau mengalami kenaikan UMK sebesar 6,5 persen mengikuti kebijakan pemerintah pusat. UMK Kabupaten Pelalawan saat itu ditetapkan sebesar Rp3.616.057,37.

Meski angka pastinya belum ditentukan, baik kalangan pekerja maupun pelaku usaha di Pelalawan kini menantikan keputusan resmi penetapan UMK 2026 sebagai acuan pelaksanaan hubungan industrial tahun depan. (amn)

Redaksi

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

12 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

12 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

12 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

12 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

12 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

14 jam ago