Hamzah menjalani perawatan di RSUD Perawang setelah diterkam buaya, Kamis (17/7/2025). (M Amin/Riaupos.co)
TUALANG (RIAUPOS.CO) – Warga Kampung Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dikejutkan oleh peristiwa mengerikan yang menimpa seorang pria bernama Hamzah (68). Ia nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat mencari kayu pancang di sekitar Sungai Lukut, Kamis pagi (17/6/2025).
Peristiwa ini terjadi ketika Hamzah yang sehari-hari bekerja sebagai pencari ikan dan buruh kebun, hendak membersihkan kebun sawit milik warga menggunakan sampan. Saat tiba di daratan dan melintasi kawasan yang dikenal sebagai habitat buaya ganas, seekor buaya sepanjang sekitar 3 meter tiba-tiba menerkam dari arah kiri.
Dengan refleks dan keberanian, Hamzah melawan menggunakan parang yang dibawanya. Setelah beberapa kali bacokan ke kepala buaya, hewan buas itu akhirnya melepaskan gigitannya. Meski berhasil selamat, tangan dan kakinya mengalami luka robek cukup parah.
Dalam kondisi lemas dan penuh luka, Hamzah merangkak ke perahu dan berteriak meminta pertolongan. Seorang warga bernama Abu yang kebetulan melintas di kebun langsung membantunya dan membawa Hamzah ke RSUD Tualang untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Pak Hamzah masih sempat mengayuh sampan kembali ke kampung dan meminta tolong. Kami langsung bawa ke rumah sakit,” ungkap Abu.
Penghulu Kampung Maredan, Muhammad Idris, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan luka cukup serius terdapat di bagian kaki dan tangan korban akibat gigitan buaya.
Sementara itu, Direktur RSUD Tualang, dr. Aulia Kalista, mengatakan korban sudah ditangani secara intensif oleh tim medis, namun karena luka di bagian kaki cukup dalam, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Kapolsek Tualang, Kompol Hendrix SH MH, mengonfirmasi kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Lukut agar lebih waspada dan tidak sendirian saat berada di area yang dikenal rawan buaya.(amn)
Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…
Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…
MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…
Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…
Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…
Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…