Categories: Pelalawan

Misteri Kematian Gajah Tari Terjawab: Diserang Virus EEHv yang Ganas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penyebab kematian mendadak anak gajah Sumatera bernama Tari di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) akhirnya terungkap. Dari hasil pemeriksaan laboratorium di Bogor, diketahui organ hatinya diserang virus mematikan Elephant Endotheliotropic Herpesviruses (EEHv).

Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, menjelaskan virus ini sangat berbahaya bagi gajah usia anak hingga remaja. Serangan virus berlangsung cepat dan sering berujung fatal. “Pengalaman kami di Aceh, dari muncul gejala hingga gajah mati hanya butuh waktu empat jam. Meski sudah diberi infus dan nutrisi, Tari tetap tidak bisa bertahan,” kata Heru, Senin (15/9).

EEHv merupakan jenis herpes yang dapat menyerang gajah Asia maupun Afrika. Penyakit ini menyebabkan perdarahan parah dan seringkali berakibat kematian. Hingga kini, belum ada vaksin yang efektif untuk mencegah penularannya.

Meski begitu, Balai TNTN berupaya melakukan pencegahan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan pengawasan kesehatan gajah, serta melakukan tes laboratorium jika ada gejala sakit. Karena gajah TNTN hidup semi-liar di hutan, penanganan memang lebih menantang dibanding gajah di kebun binatang.

“Untuk menjaga daya tahan tubuh, kini gajah-gajah kami diberi tambahan suplemen vitamin dan mineral. Daya tahan tubuh yang kuat jadi kunci utama agar gajah bisa melawan serangan virus ini,” tutup Heru.

Redaksi

Recent Posts

Tukang Ojek di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…

14 jam ago

Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Gantikan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…

15 jam ago

3.500 Pramuka Ikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru, Wako Dorong Aksi Nyata

Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…

15 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Tebal, Citilink QG936 Sempat Berputar Sebelum Mendarat

Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…

16 jam ago

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

2 hari ago