Categories: Kuantan Singingi

Harga Karet Kuansing Makin Nanjak, Pekan Ini Tembus Rp20.125 per Kg

TELUKKUANTAN RIAUPOS.CO — Harga jual komoditas karet milik petani di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus memperlihatkan tren positif dari pekan ke pekan. Pada pekan ini, harga karet petani berhasil menembus angka Rp20.125 per kilogram.

Harga tersebut merupakan hasil lelang karet yang digelar Gapoktan Maju Basamo Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah, pada Senin (18/5/2026). Jika dibandingkan dengan hasil lelang pekan sebelumnya yang berada di angka Rp19.675 per kilogram, terjadi kenaikan sebesar Rp450 per kilogram.

“Alhamdulillah, hasil lelang kemarin harga jual karet naik lagi,” ujar Ketua Gapoktan Maju Basamo Kopah, Setiadi Yendra, Rabu (20/5/2026).

Menurut Setiadi, lelang karet yang dilaksanakan pada Senin (18/5/2026) tersebut dimenangkan oleh Toke Imul asal Padang, Sumatera Barat. Proses lelang juga diikuti enam toke karet lainnya dengan total produksi mencapai 10 ton.

Tidak hanya harga yang mengalami peningkatan, jumlah produksi karet petani juga ikut bertambah. Pada pekan sebelumnya, volume karet yang dilelang berkisar 8 ton, sementara pekan ini meningkat menjadi 10 ton.

Peningkatan produksi tersebut didorong oleh membaiknya harga karet yang dinilai kembali membangkitkan semangat petani untuk menggarap kebun dan melakukan penyadapan getah.

“Kita berharap seperti itu, produksi meningkat dan harga terus naik,” katanya.

Selain dipengaruhi meningkatnya minat petani untuk kembali berproduksi, kenaikan harga jual karet juga dipicu tren positif harga komoditas karet di pasar internasional.

Kenaikan harga juga terlihat dari kadar kekeringan karet (KKK). Saat ini, harga karet dengan KKK 100 persen berada di angka Rp38.526 per kilogram, sedangkan untuk KKK 50 persen tercatat Rp19.263 per kilogram.

Setiadi menjelaskan, karet petani yang berada di bawah pengelolaan Gapoktan Maju Basamo Kopah memiliki KKK berkisar 58 hingga 60 persen sehingga nilai jualnya juga lebih baik.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memberikan motivasi dan pendampingan kepada petani terkait pola penyadapan agar kualitas karet yang dihasilkan semakin meningkat.(dac)

Redaksi

Recent Posts

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Disdik Tetapkan Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…

2 hari ago

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

3 hari ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

5 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

5 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

5 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

5 hari ago