Categories: Kuantan Singingi

Sungai Kuantan Sudah Layak untuk MCK

KUANTAN SINGINGI (RIAUPOS.CO) – OPERASI penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) gabungan yang di bawah komando Polda Riau di sepanjang Sungai Kuantan, mulai 31 Juli sampai 13 Agustus 2025 atau sepekan menjelang pacu jalur tradisional lalu, membuahkan hasil.

Sungai Kuantan sejak belasan tahun kini kembali jernih. Anak-anak dan masyarakat Kuansing yang tinggal di sekitaran Telukkuantan, ramai-ramai mandi ke Sungai Kuantan.

Mereka tak merasa khawatir lagi. Berbeda ketika aktivitas PETI belum ditertibkan dan kondisi air Sungai Kuantan keruh seperti lumpur.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuansing bahkan melakukan pengukuran kualitas air atau baku mutu air Sungai Kuantan pasca-PETI hingga hari ini.

Hasil pengukuran yang dilakukan DLH, Sungai Kuantan hari ini layak dimanfaatkan masyarakat Kuansing untuk mandi, maupun mencuci pakaian (MCK).

Parameter TSS kelas 2  untuk Sungai Kuantan,  pukul 00.00 WIB pada tanggal 28 Agustus 2025, nilainya 16.41 mg/liter jauh dari batas maksimal parameter air permukaan sesuai PP Nomor 22 tahun 2021 yakni dengan nilai TSS maksimal 50 mg/liter.

‘’Kesimpulannya, Sungai Kuantan layak digunakan untuk mandi, mencuci pakaian oleh masyarakat,’’ ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing Deflides Gusni didampingi Pejabat Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan DLH Kuansing, Fahrima Yandi pada Riau Pos, Kamis (28/8).

Pengukuran baku mutu air Sungai Kuantan ini, kata Deflides, menggunakan alat pemantauan On-Limo yang dipasang di kawasan pancang star pacu jalur di Tepian Narosa Telukkuantan-Hutan Kota Pulau Bungin, Desa Koto Taluk

Alat ini melakukan pengukuran parameter air Sungai Kuantan dalam setiap jam.(hen)

Laporan DESRIANDI CANDRA, Telukkuantan






Reporter: Desriandi Chandra

Redaksi

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

2 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

3 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

4 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

22 jam ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

23 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

1 hari ago