Arus lalu lintas di arena Taman Jalur Telukkuantan, Kamis (14/3/2024) ramai. Hal ini disebabkan masyarakat ingin mencari makanan berbuka puasa setiap sore. (MARDIAS CAN/RIAUPOS.CO)
Telukkuantan(RIAUPOS.CO) – Volume kendaraan memasuki hari ketiga bulan suci Ramadan di arena Taman Jalur Telukkuantan meningkat. Hal ini disebabkan tingginya antusias masyarakat untuk membeli jajanan buka puasa.
Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH melalui Kasatlantas Polres Kuansing AKP Boy Setiawan S AP MSi kepada Riau Pos, Kamis (14/3/) mengakui bahwa arus lalu lintas di Kota Telukkuantan padat mulai dari sore hingga waktu magrib, atau ditutup mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB, dibuka kembali.
“Iya. Kami bersama Dishub Kuansing melakukan penjagaan di setiap persimpangan Kota Telukkuantan untuk mengatur arus lalu lintas. Khusus di arena Taman Jalur, yang boleh masuk hanya roda dua, sedangkan untuk kendaraan roda empat sengaja kami tutup mulai sore,” kata Boy Setiawan.
Ketika ditanya apakah akan ada rekayasa arus lalu lintas kendaraan? Boy Setiawan menjawab bahwa pihaknya akan melihat pontensi kemacetan dalam beberapa hari kedepan.
“Kalau situasinya makin padat dan menimbulkan kemacetan, maka akan kita lakukan rekayasa lalu lintas. Namun hinga saat ini arus lalu lintas masih level padat dan lancar,” kata Boy Setiawan.
Boy Setiawan mengimbau kepada pengendara yang ingin membeli makanan buka puasa untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas. “Pakai helm, jangan ugal-ugalan. Utamakan keselamatan diri sendiri,” pinta Boy Setiawan. (yas)
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.