Categories: Kuantan Singingi

Diguyur Hujan Deras, Jalan Proklamasi Telukkuantan Kembali Banjir

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) Hujan  deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuantan Singingi sejak Rabu (6/5) pagi menyebabkan ruas Jalan Proklamasi di Telukkuantan kembali tergenang banjir. Genangan air terjadi di jalur lintas Telukkuantan-Pekanbaru tepatnya di depan Bank Cempaka hingga Klenteng Tionghoa.

Hujan dengan intensitas tinggi terjadi mulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB dan merata di sejumlah wilayah Kuansing.

Akibatnya, ruas Jalan Proklamasi di Kecamatan Kuantan Tengah yang menjadi jalur utama lintas Telukkuantan-Pekanbaru mengalami genangan air cukup tinggi.

Ketinggian air di jalur sebelah kiri diperkirakan mencapai sekitar 20 sentimeter, sementara di jalur kanan sekitar 10 sentimeter.

Meski genangan tidak terlalu dalam, kondisi tersebut membuat pengendara roda dua maupun roda empat harus memperlambat laju kendaraan saat melintas.

Warga sekitar menyebut banjir di kawasan tersebut sudah sering terjadi setiap kali hujan deras mengguyur Kota Telukkuantan.

“Ini memang langganan banjir. Sudah biasa terjadi,” ujar Manto, warga yang tinggal di kawasan Jalan Proklamasi.

Kondisi tersebut juga dibenarkan Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H Yulizar. Menurutnya, ruas jalan yang berstatus jalan nasional tersebut memang menjadi titik rawan genangan saat hujan deras turun.

Di sisi lain, BPBD Kuansing juga mengingatkan masyarakat terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang diperkirakan memasuki puncak musim kemarau pada Juli hingga Agustus 2026.

Karena itu, BPBD telah menyampaikan imbauan kesiapsiagaan kepada seluruh personel, relawan, hingga masyarakat peduli api (MPA) di seluruh kecamatan agar siap menghadapi ancaman Karhutla.

Meski beberapa hari terakhir hujan masih mengguyur wilayah Kuansing, Yulizar memastikan kondisi daerah sejauh ini masih aman dari banjir besar maupun longsor.

“Alhamdulillah, sejauh ini masih aman. Belum ada laporan dari kecamatan dan desa soal adanya banjir, longsor atau bencana lainnya,” katanya.

Ia menyebut sejumlah daerah rawan seperti Sungai Batang Ulo Hulu Kuantan, Sungai Petapahan Gunung Toar, hingga Sungai Teso di Kecamatan Logas Tanah Darat masih dalam kondisi aman.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dari hujan ke panas yang kerap disertai angin kencang dan petir karena berpotensi memicu bencana.(dac)

Redaksi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

9 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

9 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

10 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

10 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago