Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Bahrudin (Istimewa)
RIAUPOS.CO – Pemkab Kepulauan Meranti bakal menggeser sejumlah kepala Organiasi Perangkat Daerah (OPD) usai Hari Raya Idulfitri 2025 mendatang. Langkah tersebut menjadi target Bupati Kepulauan Meranti H Asmar yang disampaikan melalui Wakil Bupati Muzamil Baharudin, Senin (17/3).
“Perlu melakukan penyegaran pada beberapa posisi penting agar sistem pemerintahan ini berjalan dengan baik. Untuk tahapan evaluasi sudah dimulai, bahkan ada beberapa pejabat sudah kita panggil,” ujarnya.
Yang pasti, hasil evaluasi tersebut tentunya menghasilkan kebijakan pergeseran sejumlah pejabat seperti eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.
“Target pergeseran usai hari raya nanti. Namun saya tegaskan kembali, seluruh proses evaluasi tetap didasari kinerja, sesuai kebutuhan organiasisi perangkat, dengan alur kelayakan dan kepatutan,” terangnya.
Hal itu diakui Kepala BKPSDM Bakharuddin kepada wartawan. Ia mengaku seluruh kebutuhan teknis telah terpenuhi.
Apalagi, menurutnya, jauh sebelum ini merekaa telah menjalankan proses evaluasi 15 orang pejabat eselon II dalam bentuk uji kompetensi atas jabatan yang telah diberikan.
“Hasil evaluasi bisa dalam pemindahan ataupun tetap pada jabatan sebelumnya apabila pejabat tersebut dinilai layak dengan posisi sebelumnya,” ujarnya.
Bahkan seluruh peserta diuji oleh tim panitia seleksi yang berasal dari akademisi, pejabat pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Pemerintah Provinsi Riau.(gem)
Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…