Categories: Kepulauan Meranti

Meranti Bergerak: Kolaborasi untuk Atasi Masalah Sampah

RIAUPOS.CO – Kebersihan lingkungan kini menjadi fokus serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muzamil Baharudin, berbagai program dan inisiatif terus digalakkan demi menciptakan Meranti yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Salah satunya melalui peluncuran program pengurangan sampah yang disampaikan dalam rapat koordinasi bertema “Membangun Komitmen Bersama”, Kamis (10/7) di Gedung Afifa. Inisiatif ini melibatkan lintas sektor dan didukung penuh oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH).

Dalam sambutannya, Muzamil menekankan bahwa kebersihan adalah fondasi menuju Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera. Ia percaya, tak ada daerah maju jika lingkungannya kotor. Oleh karena itu, upaya penanganan sampah dilakukan menyeluruh—dari membentuk Satgas Khusus, mengeluarkan surat edaran gotong royong, hingga turun langsung memantau kebersihan dinas-dinas.

Pemerintah juga menggandeng berbagai pihak seperti lembaga adat, sektor swasta, hingga kementerian vertikal. Mereka diajak bergerak bersama memastikan kebersihan menjadi budaya bersama.

Kepala Dinas Perkimtan-LH, Syaiful Bakhri menambahkan, pengelolaan sampah kini menjadi isu global yang juga dihadapi Meranti. Setiap hari, dari beberapa titik seperti pasar sandang pangan hingga pasar modern, volume sampah bisa mencapai 45 kubik. Ironisnya, 28 persen di antaranya adalah sampah bernilai ekonomis—namun belum termanfaatkan secara optimal.

Langkah awal dilakukan dengan membentuk Bank Sampah Pembangunan I Lestari di lingkungan kantor DLH, yang mengumpulkan dan mengolah sampah plastik seperti gelas dan botol bekas.

Selain itu, Pemkab juga membentuk Satgas Sampah melalui SK Bupati, yang bertugas menyusun strategi konkret dalam pengelolaan sampah dan menghindari ego sektoral antarlembaga.

Komitmen ini tak berhenti di rapat dan kebijakan. Setiap Kamis pekan pertama, Pemkab rutin mengadakan gotong royong, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, untuk membersihkan area rawan sampah seperti Jalan Nelayan dan Jalan Revolusi.

Bahkan, jalan-jalan yang sering dijadikan tempat buang sampah sembarangan pun ditutup sementara, dibersihkan, lalu disosialisasikan kembali ke masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas sektor, edukasi, dan partisipasi aktif masyarakat, Pemkab Meranti ingin membuktikan bahwa pengelolaan sampah bukan semata urusan pemerintah, tapi tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih bersih dan sehat.

Redaksi

Recent Posts

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

14 jam ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

17 jam ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

18 jam ago

Semarak Anniversary ke-7, The Zuri Hotel Ajak Mitra dan Tamu Donor Darah

Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…

18 jam ago

Mudah dan Aman, Beli Emas Kini Bisa Digital Lewat Aplikasi Tring Pegadaian

Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…

18 jam ago

Tiga Polsek di Pekanbaru Resmi Berganti Nama, Ini Daftarnya

Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.

18 jam ago