Categories: Ekonomi Bisnis

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo menyalurkan 6 juta bibit unggul bersertifikat guna mengakselerasi peremajaan sawit rakyat sekaligus menutup kesenjangan produktivitas antara kebun rakyat dan perusahaan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, mengatakan pembenahan sektor hulu menjadi kunci menjaga daya saing industri sawit Indonesia dalam jangka panjang. Ia menilai penggunaan benih tidak bersertifikat masih menjadi persoalan klasik yang menyebabkan rendahnya produksi tandan buah segar (TBS) di kebun rakyat.

“Intervensi harus dimulai dari benih. Kesalahan memilih benih di awal tanam bisa berdampak sampai 25-30 tahun ke depan. Karena itu, kami memastikan petani mendapatkan bibit unggul yang jelas asal-usul dan kualitasnya,” ujar Jatmiko di Pekanbaru, Kamis (12/2).

Secara keseluruhan, sekitar 6 juta bibit telah disalurkan untuk mendukung peremajaan di lahan seluas 41.000 hektare yang melibatkan lebih dari 20.000 petani di berbagai daerah.

Menurut Jatmiko, tanggung jawab perusahaan tidak berhenti pada kebun inti. Pihaknya ingin petani di sekitar wilayah operasional memiliki daya saing setara sehingga peningkatan produktivitas turut berdampak pada ekonomi daerah.

Selain distribusi benih, PalmCo juga memperkuat kelembagaan petani dengan mendampingi 93 koperasi sawit dan kelompok tani melalui pelatihan teknis budidaya, pembenahan administrasi, serta penerapan manajemen kebun berbasis praktik presisi.

Ia menambahkan, tata kelola koperasi yang baik menjadi fondasi agar bantuan pemerintah dan pembiayaan perbankan dapat terserap optimal.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia, Setiyono. Ia menilai pola kemitraan PalmCo memberikan kepastian bagi petani plasma di tengah tantangan harga dan produktivitas.

“Yang dibutuhkan petani adalah kepastian dan pendampingan. Transparansi perusahaan serta dukungan teknis berkelanjutan membuat petani tidak merasa berjalan sendiri,” katanya.

Dalam aspek keberlanjutan, PalmCo mendorong petani mitra mengikuti sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Hingga 2025, sertifikasi tersebut telah mencakup 11.909 hektare lahan milik 5.954 kepala keluarga.

Ketua KUD Sawit Trija, Pangsius, di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, mengaku pendampingan tersebut mengubah cara pandang petani dalam mengelola kebun.

Dengan pendekatan menyeluruh mulai dari penyediaan bibit bersertifikat, penguatan koperasi hingga akses sertifikasi global, PalmCo berharap produktivitas kebun rakyat meningkat signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

Di Riau, tiga koperasi binaan PTPN IV Regional III yang mengelola lebih dari 1.800 hektare sawit telah mengantongi sertifikasi internasional RSPO, yakni Makarti Jaya, Dayo Mukti dan Kusuma Bakti.(ifr)

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago