Categories: Kepulauan Meranti

PLN Kebut Perluasan Listrik di Meranti, Jaringan Baru Tembus 40,25 KMS

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selatpanjang bersama UP2K Riau terus mempercepat pembangunan dan perluasan jaringan listrik ke wilayah pelosok di Kabupaten Kepulauan Meranti. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil dapat segera menikmati aliran listrik secara merata.

Manajer PLN ULP Selatpanjang, Dalie Pramoro, menyampaikan bahwa saat ini sejumlah titik masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai secara bertahap dalam waktu dekat.

Menurutnya, program ini menjadi prioritas PLN dalam menghadirkan listrik hingga ke desa-desa yang selama ini belum terlayani secara optimal. Ia berharap seluruh proses pengerjaan berjalan lancar sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Beberapa lokasi yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya di antaranya jaringan menuju Dusun Kridi, Desa Batin Suir, Kecamatan Tebing Tinggi Timur sepanjang 6,9 KMS. Selain itu, pembangunan juga dilakukan di Dusun Nerlang, Desa Sungaitohor Barat sepanjang 7,15 KMS serta di Desa Kepau Baru dengan panjang jaringan mencapai 23,95 KMS.

Sementara itu, proyek perluasan jaringan di Dusun Cempedak, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat sepanjang 2,25 KMS telah selesai dikerjakan.

Secara keseluruhan, total panjang jaringan yang dibangun mencapai 40,25 KMS. Infrastruktur ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik ratusan kepala keluarga, dengan jumlah pengguna terbanyak berada di Desa Kepau Baru.

Dalie mengakui bahwa pengerjaan di lapangan menghadapi sejumlah tantangan, terutama kondisi geografis Kepulauan Meranti yang didominasi wilayah pesisir dan kepulauan, serta keterbatasan akses transportasi. Meski demikian, PLN memastikan seluruh tim tetap bekerja optimal untuk mempercepat realisasi proyek.

Ia juga mengharapkan dukungan masyarakat setempat agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Targetnya, seluruh pekerjaan dapat rampung paling lambat pada Mei 2026.

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, kehadiran jaringan listrik di wilayah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk sektor usaha kecil dan perikanan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.

PLN menegaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan rasio elektrifikasi hingga mendekati 100 persen. Ke depan, PLN akan terus melanjutkan pembangunan jaringan listrik agar seluruh wilayah di Kepulauan Meranti dapat teraliri listrik secara merata, sejalan dengan target pemerintah dalam pemerataan infrastruktur dasar.(wir)

Redaksi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago