Categories: Kepulauan Meranti

Elpiji 3 Kg Langka di Meranti, Warga Sudah Dua Hari Keliling Cari Gas

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kelangkaan elpiji 3 kilogram mulai dirasakan warga di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam beberapa hari terakhir akibat distribusi yang mengalami keterlambatan.

Dalam dua hari terakhir, masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan elpiji bersubsidi tersebut baik di pangkalan resmi maupun pengecer. Kondisi ini membuat warga harus berkeliling mencari gas untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga Alahair, Kecamatan Tebingtinggi, Anum mengungkapkan, dirinya sudah berupaya mencari elpiji 3 Kg selama dua hari terakhir, namun belum juga mendapatkannya.

Ia menyebutkan, stok di pangkalan maupun warung kosong sehingga menyulitkan masyarakat, khususnya rumah tangga yang sangat bergantung pada elpiji untuk memasak.

Anum berharap kondisi ini dapat segera teratasi karena elpiji 3 Kg merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti, Marwan, membenarkan adanya keterlambatan distribusi elpiji ke wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, keterlambatan terjadi akibat penyesuaian jadwal pengambilan di SPBE dari Pertamina serta kendala transportasi laut.

Marwan mengungkapkan, salah satu agen penyalur, PT Mutiara Riski, yang melayani 23 pangkalan dengan kuota 19.600 tabung, turut terdampak kondisi tersebut.

Pada awal April 2026, pengambilan elpiji masih terbatas. Pada tanggal 1 hingga 2 April, distribusi baru mencapai sekitar 5 load (LO), sementara kebutuhan normal sebesar 8 LO baru terpenuhi pada 6 hingga 7 April.

Akibatnya, jadwal pengiriman ke wilayah Meranti ikut mengalami pergeseran. Kapal pengangkut elpiji diperkirakan baru berangkat pada 8 atau 9 April 2026.

Ia menambahkan, keterlambatan tersebut berdampak langsung pada distribusi ke pangkalan di Meranti sehingga menyebabkan kelangkaan di tingkat masyarakat.

Pemerintah daerah saat ini terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak agen untuk mempercepat distribusi agar pasokan segera kembali normal.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan elpiji dipastikan segera masuk dalam waktu dekat.(wir)

Redaksi

Recent Posts

Peringati Waisak, PSMTI Riau Kumpulkan Ratusan Kantong Darah untuk PMI

PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…

2 jam ago

Kloter Pertama Haji Riau Berangkat dari Jeddah 4 Juni, Jemaah Diminta Patuhi Aturan

Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…

2 jam ago

Belasan Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, Tim Gabungan Bergerak Tengah Malam

Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…

2 jam ago

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

6 jam ago

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

6 jam ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

1 hari ago