batik-kampar-dilombakan-di-candi-muara-takus
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Sempena dengan Hari Jadi Ke-72 Kabupaten Kampar 2022, Pemkab Kampar menggelar lomba parade show Batik Muara Takus di Candi Muara Takus, Sabtu (29/1/2022).
"Batik Kampar merupakan produk asli Kampar dipadukan dengan ikon Kampar, yakni Candi Muara Takus yang telah mendunia. Semoga batik Kampar bukan saja terkenal di Kampar tapi juga di Riau dan nasional," jelas Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur melalui Wakil Ketua H Juli Mastuti Yusri saat mengikuti fashion show Batik Kampar di areal Candi Muara Takus Desa Batu Bersurat Kecamatan XIII Koto Kampar.
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Kampar Ali Sabri, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar Zulia Dharma, dan Kepala Bappeda Kampar Ardi Mardiansyah SSTP, serta peserta fashion show Batik Kampar.
Dikatakan Juli Mastuti, ajang ini untuk membangkitkan batik Kampar yang mendunia. Diharapka acara ini dapat memberikan motivasi dan semangat dalam mengembangkan maupun memasarkan produk asli Kampar ini.
"Dengan menggandeng Puan Aspekraf Riau, kami berharap sumbangsih dalam memasarkan produk batik Kampar ini agar lebih luas lagi," harap Juli Mastuti.
Sementara itu Ketua Puan Aspekraf Riau, Irna Juwita, menyatakan, pihaknya ingin mengangkat batik Kampar di lokasi wisata Candi Muara Takus. Dengan ikon ini batik Kampar dipadukan dengan situs bersejarah Indonesia ini.
"Penilaian yang kami ambil dengan kombinasi warna, corak, maupun cara membawakan pada parade show," kata Irna Juwita.
Selain itu batik Kampar juga akan dibawa ke Museum Batik indonesia di Jakarta dalam bentuk buku dalam model batik kampar yang akan dtonjolkan," kata Irna lagi.
"Harapan kami, dengan semangat HUT Kampar ini, batik Kampar unjuk diri dan semoga makin dicintai. Ke depan kami akan gandeng kaum mileneal untuk dapat meminati batik Kampar ini," tutup Irna Juwita.
Pada lomba fashion show dan Parade Batik Kampar Muara Takus ini diikuti oleh sebanyak delapan orang serta didukung oleh model dari Aspekraf.
Untuk juara pertama diraih oleh Wakil Ketua Dekranasda Kampar Hj Juli Mastuti Yusri, juara dua diraih oleh Natalia Edward, dan juara letiga diraih oleh Yuni Pratiwi Ardi Mardiansyah.
Sementara itu, ikut berpartisipasi pada lomba ini Nenden Widhyawati Febrinaldi, Dwi Andriani, Elvanita Musnaini dan Yuhelmi Alinur.
Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)
Editor: Hary B Koriun
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…
Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…