Pemadaman Karhutla di Kampar beberapa waktu lalu. (Dok Riaupos.co)
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Kebakaran lahan kembali melanda Kabupaten Kampar. Sejak Sabtu (16/8) sekitar pukul 14.00 WIB, api membakar lahan masyarakat di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, dengan luas mencapai tiga hektare.
Kalaksa BPBD Kampar, Agustar, melalui Kepala TRC Pusdalops PB, Adi Candra Lukita, menjelaskan kebakaran terjadi di lahan mineral gambut dengan vegetasi kebun sawit dan semak belukar. Jenis kebakaran yang terdeteksi adalah surface fire dan ground fire, yaitu api membakar di permukaan hingga merambat ke bawah tanah.
“Pada hari pertama (H1) lahan terbakar sekitar dua hektare, kemudian pada hari kedua (H2) bertambah satu hektare. Jadi totalnya tiga hektare,” kata Adi Candra, Ahad (17/8).
Pemadaman di lokasi sempat terkendala karena tidak tersedianya sumber air, kondisi lahan yang berbukit, serta angin kencang yang membuat api cepat menyebar. Meski begitu, Satgas TRC Pusdalops BPBD Kampar bersama masyarakat berhasil melakukan pemadaman manual. “Hingga Ahad sore, api sudah padam, namun masih terlihat asap tipis,” jelasnya.
Selain kebakaran di Salo Timur, satelit NASA-SNPP juga mendeteksi satu titik panas (hotspot) pada Ahad dini hari pukul 02.19 WIB di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, dengan tingkat kepercayaan medium.
Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kampar, termasuk Kecamatan Salo.
BPBD Kampar mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Segera laporkan jika melihat adanya titik api agar bisa segera ditangani,” imbau Adi Candra.
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…
AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…
BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…
Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…
Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…