68-pejabat-eselon-iii-dan-iv-pemkab-kampar-dilantik
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi kembali melantik sebanyak 68 orang pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Kampar, Jumat sore (15/10/2021).
Dari 68 pejabat yang dikukuhkan pada sore tersebut, sebanyak 29 orang merupakan pejabat eselon III dan 39 orang merupakan pejabat eselon IV. Dari 29 pejabat eselon IV tersebut terdapat lima orang para camat, antara lain Dasrial Camat Kampar Utara, Firdaus SPd Camat Kamparkiri Hulu, Minda SH Camat Bangkinang Kota.
Kemudian Ganda Ade Saputra Camat Bangkinang, Wira Sastra Camat Tapung Hulu, Musnaini Camat Gunung Sahilan. Selanjutnya, juga ada beberapa jabatan sekretaris antara lain Sekretaris Dinas Perindustrian Sasminedi, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Akhyar Nur, Sekretaris Dinas Perikanan Dwi Agusrianto, serta Sekretaris Diskominfo Kampar Ade Saputra.
Didampingi Dinas Kepala BKPSDM Zulfahmi SH MH, Yusri usai melantik menyampaikan ucapan selamat kepada semua yang telah dikukuhkan." Ini adalah amanah, jadi saya berharap Bekerjalah dengan sebaik mungkin penuh disiplin dan loyalitas yang tinggi terhadap pekerjaan, atasan serta bawahan," pinta Yusri.
Laporan: Komarudin (Bangkinang)
Editor: E Sulaiman
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…