vaksinasi-harus-tuntas-sebelum-ramadan
TAMBANG (RIAUPOS.CO) – Agar pelaksanaan ibadah di bulan Suci Ramadan 1443 H nantinya bisa diselenggarakan sebagaimana mestinya, maka Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH melalui Sekdakab Kampar Drs Yusri MSi, menekankan agar pelaksanaan vaksinasi khusus di 14 kecamatan selesai dengan target 70 persen per 31 Maret 2022.
Hal tersebut ditegaskan Yusri saat memimpin rapat percepatan vaksinasi di wilayah Kecamatan Tambang di aula Kantor Camat Tambang, Rabu siang (9/3).
Yusri selain selaku koordinator Kabupaten rapat tesebut juga diikuti Camat Tambang Albukhori, Kadis Ketahanan Pangan Cokro Aminoto dan Kadis Perkebunan Syahrizal selaku Koodinator Wilayah Tambang, Danramil Sersan Manyor Arman Chan, Kapolsek oleh Ipda Mardani, Korwil P dan K serta Kepala KUA Tambang.
Dalam arahannya, Yusri menegaskan, kepada seluruh koodinator, camat, kapus serta para kepala desa agar dapat melaksanakan vaksinasi terkhusus dosis dua dengan seni tersendiri, baik dengan memberikan buku maupun doorprize agar akhir Maret target vaksinasi di atas 70 persen tercapai.
Yusri menambahkan, apabila vaksinasi dari 14 kecamatan yang masih di bawah 70 persen bisa terlaksana dengan baik, maka nantinya di bulan Ramadan bisa melaksanakan ibadah puasa, Salat Tarawih, mudik serta perayaan hari raya Idul Fitri nantinya karena target yang ditargetkan pemerintah tercapai.
Selain itu, ditegaskan Yusri kepada korwil dan kepala sekolah agar percepatan vaksinasi bagi para siswa juga bisa terlaksana dengan baik sehingga apa yang diharapkan bisa terwujud.(kom)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…