Categories: Kampar

Sekolah Sempat Tatap Muka, Akhirnya Kembali Daring

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Sekolah berbagai tingkatan di Kabupaten Kampar sempat melakukan belajar tatap sejak awal pekan ini. Di tengah Pandemi dengan status PPKM Level III, para pelajar di Kota Bangkinang masih datang ke sekolah dalam jumlah terbatas dengan pertemuan dua shift. Namun sejak Kamis (5/8) dipastikan semua sekolah tidak lagi melakukan belajar tatap muka.

Bupati H Catur Sugeng Susanto SH MH menegaskan, aturan belajar dalam jaringan (daring) berlaku untuk seluruh sekolah. Dirinya meminta para pelajar, guru dan juga orang tua di rumah agar dapat menyesuaikan dengan kondisi belajar secara online tersebut.  

"Covid-19 ini tidak hanya menyerang orang dewasa saja, tapi juga menyerang anak-anak. Untuk itulah sekolah harus diliburkan dan  peran orang tua di rumah sangat diperlukan. Agar nantinya pandemi Covid-19 bisa segera berakhir di Kabupaten Kampar, namun anak-anak tidak ketinggalan pelajaran," sebut Catur Sugeng saat menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pimpinan OPD secara virtual pada Kamis (5/8).

Dengan belajar secara daring di rumah, Catur Sugeng berharap tidak mengurangi tanggung jawab guru untuk memberikan pemahaman pada siswa tentang pelajaran kepada seluruh murid. Guru diminta untuk membuat strategi dan inovasi pembelajaran agar mudah dimengerti dan dipahami kendati tidak sedang bertatap muka.

Dapat rapat koordinasi itu sendiri Catur Sugeng berkomunikasi secara virtual bersama Dinas Pendidikan dan Olahraga serta Dinas Kesehatan Kabupaten. Rapat koordinasi itu juga diikuti Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Rahmat dan Kepala Dinas Pendidikan, Olahraga dan Kepemudaan Kabupaten Kampar M Yasir. 

Secara virtual, rapat itu juga diikuti oleh seluruh kepala puskesmas di Kampar dan sekitar 200 guru dan kepala sekolah.

Para pelajar di Kampar, khususnya di Kota Bangkinang memang sempat belajar tatap muka. Dengan jumlah yang dibatasi, dibagi dalam dua pertemuan, para pelajar sempat masuk sekolah selama dua hari sejak Senin (2/8) lalu. Namun surat edaran keluar beberapa hari kemudian.

Salah seorang orang tua pelajar di Bangkinang Muhammad Iqbal menyebutkan, awal pekan ini memang hari pertama masuk sekolah setelah libur. Namun anak-anak tetap masuk. Hanya saja, pada Rabu (4/8) dirinya mendapatkan pengumuman bahwa mulai kemarin belajar dilakukan daring dari rumah.  "Baru hari Rabu (4/8) ada pemberitahuan masuk kepada kami orang tua siswa," ungkapnya.(kom)

Laporan HENDRAWAN dan YOSE RIZAL, Bangkinang

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 jam ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

3 jam ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

4 jam ago

Iduladha 1447 H, Pedagang Kambing Kurban di Pekanbaru Keluhkan Penurunan Pembeli

Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…

12 jam ago

Razia Pajak Kendaraan di Pekanbaru, Pengendara Menunggak Langsung Ditindak

Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.

12 jam ago

Muhammad Haris Resmi Dipilih Jadi Direktur PT SPR

Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…

13 jam ago