Personel Polsek Kamparkiri Hilir mengevakuasi sopir truk yang ditemukan meninggal di mobil, Senin (4/3/2024). (Humas Polres Kampar untuk RiauPos.co)
KAMPARKIRITENGAH (RIAUPOS.CO) – Warga Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah dihebohkan dengan ditemukan seorang pria meninggal di dalam mobil truk, Senin (4/3) sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban bersama Mulyadi (50) warga Jalan Rakuta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba Kota, Pematang Siantar. Ia ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya Anggi Prayoga (27).
“Korban diduga sakit, karena sebelumnya korban sempat mengeluh sakit di bagian dada kepada anaknya,” jelas Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Elva Hendri, Selasa (5/3).
Awalnya Senin (4/3) sekitar pukul 03.00 WIB, korban yang sedang mengendarai mobil bersama dengan anaknya Anggi Prayoga di Desa Penghidupan, Kecamatan, Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.
“Korban saat itu berinisiatif untuk beristirahat di sebuah warung. Dikarenakan hujan dan korban juga mengeluh sakit di bagian dada. Korban juga berpesan kepada anaknya untuk membangunkan ketika pukul 06.00 WIB,” terang Kapolsek.
Selanjutnya, sekitar pukul 06.00 WIB, anak korban yang bernama Anggi Prayoga membangunkan korban akan tetapi korban tidak bangun lagi dan diduga sudah meninggal dunia.
“Kita yang saat itu mendapat kabar, langsung ke TKP dan melihat korban di mobil sudah meninggal dunia,” tambahnya.
Selanjutnya, Kanit Reskrim Ipda David Gusmanto bersama anggota langsung melakukan olah TKP. ”Dari olah TKP di dapati korban dalam keadaan terlentang di kabin mobil, dan sudah tidak bernyawa” ujar Elva.
Usai olah TKP, pihak keluarga menolak petugas kepolisian untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi dan hanya melakukan visum luar di Puskesmas Simalinyang.
“Kemudian korban dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya untuk dimakamkan,” jelas Kapolsek.(kom)
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…