Categories: Indragiri Hilir

Kepesertaan JKN di Inhil Capai 98,64 Persen, Keaktifan Masih Jadi Tantangan

TEMBILAHAN  (RIAUPOS.CO) = Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Indragiri Hilir terus menunjukkan capaian positif. Hingga Mei 2026, jumlah peserta BPJS Kesehatan di daerah tersebut tercatat mencapai 721.437 jiwa atau sekitar 98,64 persen dari total penduduk.

Meski angka kepesertaan hampir mencakup seluruh masyarakat, tingkat keaktifan peserta JKN di Kabupaten Indragiri Hilir masih berada di angka 80,51 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya peserta yang status kepesertaannya tidak aktif sehingga berpotensi mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Rengat, Asfurina mengatakan, rendahnya tingkat keaktifan peserta dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya tunggakan iuran peserta mandiri serta perubahan data administrasi kepesertaan.

Menurutnya, tingginya angka kepesertaan menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan kesehatan.

Namun demikian, BPJS Kesehatan masih menghadapi tantangan dalam menjaga agar status kepesertaan masyarakat tetap aktif.

“Masih ada peserta yang menunggak iuran sehingga status kepesertaannya menjadi nonaktif. Ini yang terus kami dorong melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya saat sosialisasi Program JKN, KIS dan BPJS Kesehatan, Kamis (7/5/2026).

Untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, BPJS Kesehatan terus menghadirkan berbagai inovasi layanan berbasis digital.

Salah satunya melalui layanan PANDAWA atau Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp yang memudahkan peserta mengakses berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Melalui layanan tersebut, peserta dapat melakukan pendaftaran peserta baru, perubahan data kepesertaan, perpindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), pengaktifan kembali kepesertaan hingga menyampaikan pengaduan layanan.

Selain PANDAWA, BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan BPJS SATU atau BPJS Siap Membantu yang disiagakan di fasilitas kesehatan untuk memberikan informasi dan pendampingan langsung kepada peserta JKN.

Asfurina berharap berbagai inovasi layanan tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan sekaligus mendorong naiknya angka keaktifan peserta di Kabupaten Indragiri Hilir.

BPJS Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan resmi yang tersedia agar memperoleh informasi yang benar serta terhindar dari praktik percaloan maupun penyalahgunaan layanan.(*2)

Redaksi

Recent Posts

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

9 jam ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

17 jam ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

21 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

21 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

21 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

21 jam ago