Staf Ahli Bupati Bengkalis H Bustami HY menyampaikan arahan dalam pembukaan Musrenbang tingkat Kecamatan Rupat Utara, Senin (29/1/2024). (diskominfotik bengkalis untuk riaupos.co)
RUPATUTARA (RIAUPOS.CO) – Pembangunan RSUD Pratama di Kecamatan Rupat Utara yang didanai APBN 2023 lalu bakal menjadi prioritas pembangunan pada rencana pembangunan 2025. Apalagi saat ini progres pembangunannya terus menunjukkan peningkatan.
“Saat ini fasilitas kesehatan di Pulau Rupat sangat didambakan masyarakat. Karena proses pembangunannya sedang dalam tahap penyelesaian,” ujar Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan H Bustami HY di kantor Camat Rupat Utara, Senin (29/1).
Ia menyebutkan, selain bangunan utama, saat ini sedang dibangun infrastruktur berupa rumah dinas bagi dokter dan tenaga kesehatan. Hal ini dilakukan agar saat beroperasi nantinya, pelayanan RSUD benar-benar efektif.
“Tidak hanya RSUD yang digesa pembangunannya, melalui APBD 2024, sejumlah infrastruktur pekerjaan akan dilaksanakan di wilayah terluar NKRI ini. Seperti, perbaikan Jalan Poros Desa Titi Akar-Desa Hutan Ayu Rp4 miliar, penyediaan prasarana sarana utilitas perumahan dan permukiman Rp2,7 miliar dan pembangunan dermaga Desa Titi Akar Rp2 miliar,” jelasnya.
Bustami juga menjelaskan, pembangunan dermaga apung pelabuhan Tanjung Medang Rp2 miliar, pembangunan turap beton Jalan Abdul Aziz Tanjung Medang Rp300 juta serta kegiatan-kegiatan lainnya.
Dalam pada itu Camat Rupat Utara Aulia Fikri juga mengatakan, berbagai program strategi Pemkab Bengkalis yang telah dilaksanakan di Rupat Utara selama tahun 2023 sudah bisa dinikmati masyarakat.
“Seperti pembangunan RSUD, pembangunan sarana pariwisata, pembangunan jembatan Desa Putri Sembilan, oprit Jembatan Sungai Pucuk dan perbaikan Jalan Pangkalan Nyirih-Kadur, Tanjung Medang-Kadur,” ujarnya.
Ia berharap agar dianggarkan rehabilitasi masjid besar Tanjung Medang yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Camat Rupat Utara ini sangat memengaruhi, terutama kondisi interior masjid yang plafonnya mulai lepas.
Terkait kebersihan di sejumlah pantai juga menjadi sorotan camat. Sampah berserakan sehingga menggangu kenyamanan para wisatawan yang datang ke Rupat Utara.”Kami berharap agar segera dibentuk UPT Dinas Lingkungan Hidup di Kecamatan Rupat Utara ini. Agar permasalahan sampah dapat diselesaikan secara bersama-sama,” harapnya.(ksm)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…