Categories: Bengkalis

Percepatan Pembangunan RSUD Rupat Utara Prioritas

RUPATUTARA (RIAUPOS.CO) – Pembangunan RSUD Pratama di Kecamatan Rupat Utara yang didanai APBN 2023 lalu bakal menjadi prioritas pembangunan pada rencana pembangunan 2025. Apalagi saat ini progres pembangunannya terus menunjukkan peningkatan. 

“Saat ini fasilitas kesehatan di Pulau Rupat sangat didambakan masyarakat. Karena proses pembangunannya sedang dalam tahap penyelesaian,” ujar Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan H Bustami HY di kantor Camat  Rupat Utara, Senin (29/1).

Ia menyebutkan, selain bangunan utama, saat ini sedang dibangun infrastruktur berupa rumah dinas bagi dokter dan tenaga kesehatan. Hal ini dilakukan agar saat beroperasi nantinya, pelayanan RSUD benar-benar efektif.

“Tidak hanya RSUD yang digesa pembangunannya, melalui APBD 2024, sejumlah infrastruktur pekerjaan akan dilaksanakan di wilayah terluar NKRI ini. Seperti, perbaikan Jalan Poros Desa Titi Akar-Desa Hutan Ayu Rp4 miliar, penyediaan prasarana sarana utilitas perumahan dan permukiman Rp2,7 miliar dan pembangunan dermaga Desa Titi Akar Rp2 miliar,” jelasnya.

Bustami juga menjelaskan, pembangunan dermaga apung pelabuhan Tanjung Medang Rp2 miliar, pembangunan turap beton Jalan Abdul Aziz Tanjung Medang Rp300 juta serta kegiatan-kegiatan lainnya.

Dalam pada itu Camat Rupat Utara Aulia Fikri juga mengatakan, berbagai program strategi Pemkab Bengkalis yang telah dilaksanakan di Rupat Utara selama tahun 2023 sudah bisa dinikmati masyarakat.

“Seperti pembangunan RSUD, pembangunan sarana pariwisata, pembangunan jembatan Desa Putri Sembilan, oprit Jembatan Sungai Pucuk dan perbaikan Jalan Pangkalan Nyirih-Kadur, Tanjung Medang-Kadur,” ujarnya.

Ia berharap agar dianggarkan rehabilitasi masjid besar Tanjung Medang yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Camat Rupat Utara ini sangat memengaruhi, terutama kondisi interior masjid yang plafonnya mulai lepas.

Terkait kebersihan di sejumlah pantai juga menjadi sorotan camat. Sampah berserakan sehingga menggangu kenyamanan para wisatawan yang datang ke Rupat Utara.”Kami berharap agar segera dibentuk UPT Dinas Lingkungan Hidup di Kecamatan Rupat Utara ini. Agar permasalahan sampah dapat diselesaikan secara bersama-sama,” harapnya.(ksm)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tragedi Pagi di Pekanbaru, Rosdiana Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibacok Mantan Suami

IRT di Pekanbaru tewas diduga dibacok mantan suami. Polisi mengamankan pelaku dan sebilah parang dari…

15 jam ago

Terjebak Perangkap, Monyet Liar yang Diduga Serang 18 Warga Masih Diperiksa

Monyet liar tertangkap setelah diduga menyerang 18 warga Tembilahan. BBKSDA masih memastikan apakah satwa itu…

20 jam ago

Kasus Korupsi Dana PI 10 Persen PHR Bergulir, Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Baru

Kejati Riau menetapkan 9 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana PI 10 persen PHR…

22 jam ago

Teror Monyet Berakhir, Dokter Hewan Ungkap Dugaan Alasan Satwa Ini Menyerang Warga

Monyet penyerang 18 warga di Tembilahan akhirnya ditangkap. Dokter hewan mengungkap sejumlah dugaan penyebab satwa…

22 jam ago

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

2 hari ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

2 hari ago