Ketua PSSI Riau Edward Riansyah
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Undian sekaligus pembagian grup Liga 4 Piala Presiden putaran nasional telah dilaksanakan pada Rabu (13/5/2026) lalu. Sesuai jadwal, kompetisi tingkat nasional tersebut akan mulai bergulir pada 30 Mei mendatang.
Pada putaran nasional, Riau dipastikan diwakili Wahana FC yang tergabung di Grup D. Seluruh pertandingan grup tersebut akan dipusatkan di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga.
Meskipun berdasarkan regulasi Riau hanya memiliki satu slot perwakilan, PSSI Riau masih berupaya menambah kuota agar runner-up Liga 4 Zona Riau, Energi Bintang Riau (EBR), juga bisa tampil di tingkat nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui surat resmi yang telah dikirimkan kepada PSSI Pusat pada Selasa (19/5/2026).
“Kami sudah surati PSSI minta agar Riau dapat satu kuota lagi kalau ada tim yang mundur,” ujar Ketua PSSI Riau Edward Riansyah, Kamis (21/5/2026).
Pria yang akrab disapa Edu itu menjelaskan, PSSI Riau saat ini hanya sebatas mengupayakan tambahan slot. Sementara keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan PSSI Pusat dan bergantung pada kemungkinan adanya tim peserta yang mengundurkan diri.
Ia mencontohkan masuknya PSPP Padangpanjang ke putaran nasional karena adanya wakil dari Kalimantan Barat yang memilih mundur dari kompetisi.
Edu juga menyebutkan Sumatera Barat (Sumbar) memperoleh tambahan kuota karena jumlah peserta Liga 4 Zona Sumbar lebih banyak dibandingkan Riau. Tercatat, Liga 4 Zona Sumbar diikuti 10 tim.
“Kalau ada tim lain yang mundur, seharusnya nanti menjadi jatah Riau. Kita tunggu saja perkembangannya,” ujar Edu.
Ia menambahkan sejak awal PSSI Riau telah menyampaikan kepada seluruh peserta saat manager meeting dan pembukaan Liga 4 Zona Riau bahwa provinsi tersebut hanya mendapatkan satu kuota ke putaran nasional.
Menurutnya, dua musim sebelumnya Riau sempat memperoleh dua slot karena terdapat tim yang mengundurkan diri serta ada provinsi yang tidak menyelenggarakan putaran regional.
Meski baru memiliki satu wakil di tingkat nasional melalui Wahana FC, Edu berharap tim tersebut mampu melangkah lebih jauh, seperti pencapaian Pekanbaru FC yang sebelumnya berhasil menembus Babak 8 Besar.
Di Grup D, Wahana FC akan bersaing dengan Persibangga Purbalingga, Sylva Kalteng FC, dan PS Kubu Raya. Edu berharap Wahana FC mampu meraih hasil maksimal hingga mendapatkan tiket promosi.
“Kalau bisa promosi ke Liga 3,” ujarnya.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…
BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…