gudep-pondok-pesantren-darussalam-al-bantani-diresmikan
BANTAN (RIAUPOS.CO) – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bengkalis meresmikan Gugus Depan (Gudep) Pramuka di Pondok Pesantren Darussalam Al Bantani masa Bakti 2021-2022, di Ponpes Darussalam Al Bantani di Pambang, Sabtu (29/1/2022).
Pelantikan disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono dan juga dihadiri Kepala Pusat Diklat Gerakan Pramuka 0404 Kwarcab Bengkalis H Reza Pahlevi, Ketua Harian Kwarcab Pramuka Muhammad Fadhli serta para pengurus Kwarcab.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono mengharapkan, keberadaan Gudep Pramuka di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam Al Bantani yang dipimpin Ustaz Amri ini, dapat dijadikan sarana pembentukan akhlak dan karakter cinta tanah air sejak dini kepada para santri.
"Kami yakin, melalui kegiatan kepramukaan, adik-adik santri, akan mendapatkan tentang nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab dan berbagai hal lainnya, yang akan membuat mandiri santri meningkat," ujar Andris Wasono.
Ia mengungkapkan, pramuka merupakan gerakan pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai budi pekerti kepada generasi muda, yang sejalan dengan salah satu misi Kabupaten Bengkalis, yakni mewujudkan nilai-nilai agama dan budaya melayu menuju masyarakat yang berkarakter, sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera.
Selain peresmian Dudep Pramuka, juga dilakukan peresmian Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Pokestren) yang mengancam dengan UPT Puskesmas Bantan serta peresmian Seni Bela Diri Pondok Pesantren Darussalam Al Bantani.
Pimpinan Ponpes Darussalam Al Bantani, Ustaz Amri juga mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Pemkab Bengkalis yang telah memperhatikan pondok yang dipimpinya selama ini. Pihaknya berharap perhatian pemerintah dalam memajukan pendidikan di pesantrenya sangat diharapkan.
‘’Pesantren kami ini masih baru, tapi siswanya sudah banyak dan kami masih memerlukan uluran tangan dan bantuan semua pihak dan juga pemerintah, khususnya dalam keningkatkan sarana dan pra sarana bangunan di lingkungan pondok yang masih kurang,’’ harapnya.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: E Sulaiman
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…