Baznas Kabupaten Bengkalis menyerahkan bantuan sembako kepada warga miskin ekstrem dan penerima rumah layak huni Baznas di Dusun Bagan Benio, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Sabtu (27/1/2024). (RPG/RIAUPOS.CO)
TALANGMUANDAU (RIAUPOS.CO) – Ratusan warga fakir miskin (miskin ekstrem) dan penerima rumah layak huni Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Dusun Bagan Benio, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, menerima 108 paket dari Baznas Kabupaten Bengkalis, Sabtu (27/1).
Penyerahan ini merupakan tindak lanjut dari penyaluran paket sembako yang sebelumnya sudah diserahkan secara simbolis, oleh Bupati Bengkalis di Pondok Nurul Azhar.
Ikut mendampingi tim Baznas dalam penyaluran ini Kepala Dusun Johari, anggota BPD Amrizal, serta Ketua RT dan RW se-Dusun Bagan Benio.
Ketua Baznas Bengkalis Ismail mengungkapkan, mata pencarian mayoritas penduduk Bagan Benio adalah nelayan, dan berkebun karet serta usaha lainnya.
“Sarana penunjang seperti pelayanan kesehatan dan aksesibilitas masih sangat terbatas sehingga Baznas Kabupaten Bengkalis hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyalurkan zakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Baznas Kabupaten Bengkalis juga melaksanakan survey kepada calon penerima bantuan RLHB atas nama Sainah, dan membahas terkait kesiapan pelaksanaan program tersebut kepada pihak desa dan dusun.
“Semoga bantuan dari Baznas Bengkalis ini dapat bermanfaat bagi penerimanya dan kami juga mengajak umat Islam dapat menyalurkan dana zakatnya ke Baznas atau UPZ terdekat,” harapnya.(ksm)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.