asep darmawan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan mengultimatum pelaku kejahatan yang ada di Provinsi Riau. Hal ini disampaikannya usai menangkap tiga perampok sadis bersenjata api yang beraksi di Sumatera Barat.
“Ini saya sampaikan di sini, kepada para pelaku kejahatan di Provinsi Riau. Anda lukai saja sedikit masyarakat, kami tangkap anda sampai ke lubang semut sekali pun. Ingat ini ya. Kabur kemanapun anda pasti dapat sama kami,” sebut Kombes Asep, akhir pekan kemarin.
Diakui Asep, aksi kejahatan saat ini kebanyakan memang sudah tergolong nekat dan sadis. Bahkan pelaku tanpa segan melukai korbannya. Ia mencontohkan aksi jambret yang terjadi beberapa waktu lalu di Pekanbaru.
“Seorang ibu-ibu korban jambret meninggal. Selang beberapa hari saja, pelaku bisa kami tangkap. Alhamdulillah belum ada satu tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Riau yang tidak terungkap. Semua dapat,” imbuhnya.
Polisi, dikatakan Kombes Asep, tidak akan segan untuk bertindak tegas kepada para pelaku kejahatan. Bahkan bila mencoba melawan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas dan terukur. Kepada masyarakat, ia mempersilahkan untuk melapor ke kantor kepolisian terdekat bila menjadi korban kejahatan.
“Silahkan datangi dan laporkan. Apakah itu Polsek terdekat, Polres terdekat, bahkan hingga ke Polda. Kami siap layani dan berikan tindak lanjut yang maksimal,” pungkasnya.
Sebelumnya, Tim Jatanras Polda Riau berhasil menangkap perampok bersenpi yang beraksi di Sumatera Barat. Pelaku bernama RC (41) tewas ditembak petugas usai baku tembak saat penggerebekan di rumahnya, Desa Batu Belah, Kabupaten Kampar, Sabtu (27/1) dini hari.(gem)
Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru
Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…
Kecelakaan di Tol Permai libatkan minibus dan truk mogok, satu tewas dan tiga luka berat.…
Puluhan guru bantu di Kampar belum menerima honor selama 4 bulan. DPRD dorong solusi cepat…
Pemko Pekanbaru beri penghargaan kepada warga Binawidya yang melaporkan lokasi sampah ilegal, dorong partisipasi publik…
RS Pratama Penyagun di Meranti belum beroperasi meski sudah dibangun Rp42 miliar. Kendala izin dan…
Hujan deras picu banjir di Pekanbaru, enam warga dievakuasi di Rumbai Timur, sementara genangan di…