Masyarakat Suku Sakai dari Bathin Sobanga menggelar aksi di halaman Polsek Mandau untuk mendukung langkah hukum Polsek Mandau, Senin (27/10/2025). POLSEK MANDAU UNTUK RIAU POS
DURI (RIAUPOS.CO) — Puluhan warga Suku Sakai Bathin Sobanga menggelar aksi damai di halaman Polsek Mandau, Senin (27/10) pagi. Mereka datang untuk menyuarakan sikap dan memberikan dukungan terhadap langkah kepolisian dalam menangani konflik sosial yang terjadi di wilayah D30, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.
Aksi yang dipimpin Andika Putra Kenedi ST ini berlangsung tertib. Dalam orasinya, Andika menyampaikan apresiasi atas tindakan tegas Polsek Mandau dalam menegakkan hukum di tengah konflik yang melibatkan masyarakat di daerah tersebut.
“Kami berharap tidak ada lagi keributan di wilayah D30. Saat ini banyak pihak yang tidak bertanggung jawab mencoba memicu kekacauan, bahkan orang-orang yang tidak kami kenal datang dan mengaku memiliki lahan,” tegas Andika yang akrab disapa Andika Sakai.
Ia menjelaskan, masyarakat adat Sakai Bathin Sobanga selama ini tidak pernah merampas hak orang lain. Namun kini mereka justru merasa hak ulayat adat dirampas oleh pihak luar yang datang tanpa kejelasan identitas.
“Kami melihat banyak tanah warisan anak cucu Suku Sakai yang justru dikuasai oleh orang lain. Ini sangat kami sesalkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Andika juga menyampaikan terima kasih kepada Polsek Mandau atas langkah hukum yang telah dilakukan, termasuk penahanan dua orang tersangka yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap warga Sakai.
Sementara itu, Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago membenarkan adanya penahanan terhadap dua tersangka tersebut. Ia menegaskan, langkah itu dilakukan karena adanya unsur dugaan tindak pidana pengeroyokan, bukan karena masalah tanah.
“Penahanan dua tersangka ini murni terkait laporan dugaan pengeroyokan. Tidak ada kaitannya dengan sengketa tanah. Kalau soal tanah, itu ranah perdata dan silakan diselesaikan secara hukum yang berlaku,” jelas Kompol Primadona.
Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Suku Sakai terhadap langkah kepolisian. “Kami akan tetap menegakkan hukum dengan tegas dan adil. Dukungan masyarakat menjadi semangat bagi kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.(ksm)
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…