Categories: Bengkalis

Kajari: Jaksa Bengkalis Tak Pernah Minta Setoran

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Nanik Khushartanti menegaskan, jaksa dijajaran Kejari Bengkalis tidak pernah meminta minta uang setoran dalam memeriksa sejumlah pejabat di Bengkalis. Hal ini ditegaskan Nanik menyusul munculnya isu mengatasnamakan salah satu jaksa dari tindak pidana  khusus (Pidaus) meminta uang setoran dalam melakukan pemanggilan.

Menurut dia, isu yang diterimanya ada seorang jaksa dari jajaran Pidsus meminta uang kepada mereka yang diperiksa. "Mohon dicatat bahwa saya tidak pernah meminta setoran dari para Kasi, saya tidak pernah meminta imbalan atas pemeriksaan-pemeriksaan yang kita lakukan," tegas Nanik.

Nanik juga memita jika ada isu jaksa di Kejari meminta minta uang, agar ditepis. Pihaknya punya prinsip sejak dulu menjadi jaksa, tidak pernah meminta apapun kepada terdakwa, keluarga atau saksi siapapun. "Kalau ada oknum jaksa meminta uang tolong ditunjukkan, akan saya tegur, dan saya sudah sampaikan hal ini ke jajaran agar menjadi perhatian. Jangan karena memiliki kewenangan sebagai jaksa untuk memanggil, memeriksa, dan menindak, dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi sesaat," pesannya.

Menurut dia, kemarin ada laporan diterimanya terkait ada jaksa perempuan di Pidsus yang meminta uang kepada kepala desa dan sudah ditransfer. Ternyata setelah ditelusuri nama tersebut bukan jaksa di Pidsus. "Kita di Pidsus tidak ada jaksa yang perempuan. Sama sekali bukan jaksa Kejari Bengkalis," tegasnya.

Menurut dia, banyak sekali orang-orang yang memanfaatkan situasi ketika pejabat dipanggil untuk memenuhi pemeriksaan petugas Kejari Bengkalis. Rupanya ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan itu untuk kepentingan pribadi.

"Kalau memang ada jaksa yang meminta uang, minta pakai seragam dan surat tugasnya. Ketika melakukan pemeriksaan, kemudian meminta uang agar tidak dilayani," tegasnya.

Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Konflik Lahan Memanas, Puluhan Warga Tuntut Kades Belantaraya Mundur

Puluhan warga kepung Kantor Desa Belantaraya, tuntut kades mundur dan penyelesaian sengketa lahan yang memanas.

8 jam ago

PLN Gandeng Kejagung, Pengamanan Proyek Strategis di Riau dan Jambi Diperkuat

PLN UIP Sumbagteng gandeng Kejagung perkuat pengamanan proyek listrik di Riau dan Jambi guna pastikan…

8 jam ago

Test Drive Suzuki Fronx Bisa Bawa Pulang Mobil hingga iPhone!

Suzuki Trada gelar test drive Fronx berhadiah mobil, motor, hingga iPhone 17 Pro. Program berlangsung…

9 jam ago

Penertiban Tak Efektif, PKL Tetap Jualan di Lokasi Lama

PKL di Pekanbaru kerap kembali berjualan meski ditertibkan. DPRD menilai pengawasan belum konsisten dan perlu…

9 jam ago

Siap Kerja! 402 Siswa SMKN Pertanian Terpadu Jalani Ujian Sertifikasi

Sebanyak 402 siswa SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru ikuti USM LSP-P1 dan UKK Mandiri sebagai bekal…

9 jam ago

Diduga ODGJ, Wanita Tanpa Identitas Dievakuasi ke Panti Rehabilitasi

Wanita tanpa identitas diduga ODGJ diamankan di Rohul. Sempat agresif, kini dibawa ke panti rehabilitasi…

9 jam ago