Categories: Bengkalis

95 Petugas KPPS di Bengkalis Positif Covid-19

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 95  Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Bengkalis terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka dinyatakan positif setelah hasil swab beberapa waktu belakangan ini.
Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis dr  Ersan Saputra TH mengatakan KPPS yang terkonfirmasi masih positif sebanyak 95 orang dari total KPPS Bengkalis yang mencapai sebelas ribuan.
“Mereka sudah melakukan isolasi mandiri dan mendapat pemantauan langsung dari tenaga kesehatan. Setelah dinyatakan sehat tentu bisa beraktivitas seperti biasa,” jelasnya.
Menurut Ersan, dengan kondisi ini masyarakat tidak perlu resah, karena sudah dilakukan isolasi.
“Yang perlu dilakukan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan agar Pilkada yang berlangsung ini tetap menjadi Pilkada sehat,” tegasnya.
Sementara itu Ketua KPU Bengkalis Fadhillah Al Mausuly membenar adanya petugas KPPS yang terkonfirmasi positif. Namun data konkrit berapa jumlahnya belum diterima.
“Nanti dulu, kita akan merekap dahulu karena masih ada beberapa kemarin belum keluar hasilnya,” tambahnya.
Fadhillah mengatakan, terkait hal ini pihaknya belum mengambil langkah lebih lanjut. Karena perlu dikoordinasikan terlebih dahulu kepada pimpinan.
Sementara itu Komisioner lainnya Feri Herlinda Bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat mengatakan terkait adanya petugas KPPS yang positif ini memang sudah ada informasi diterimanya.  Namun hanya sebatas melalui telepon belum ada laporan secara tertulis.
“Kami hanya mendapat data dari petugas PPK, itupun belum lengkap datanya,” tambahnya.
Petugas sudah dinyatakan positif akan dilakukan penggantian oleh KPU Bengkalis karena wajib dilakukan penggantian saat ada yang positif. Saat ini kita akan koordinasikan dengan Bawaslu Bengkalis. Karena untuk mencari KPPS ini dengan waktu yang ada cukup susah,” tambahnya.
Menurut dia, rencananya penggantian petugas KPPS ini tidak lagi dilakukan dengan pengumuman terbuka.  Melainkan dengan kerjasama, baik dengan lembaga pendidikan, lembaga profesi.
“Namun kondisinya sekarang untuk lembaga profesi sulit untuk ditemukan. Jadi kami akan ke Bawaslu untuk meminta rekomendasi seperti apa pandangannya,” tambahnya.
Pihaknya berharap Bawaslu nantinya bisa merekomendasikan KPU bisa bekerjasama dengan lurah atau desa dalam mengisi KPPS ini.
“Kalau bekerjasama dengan Desa nanti bisa melibatkan pemuda, Petugas Kecamatan dan Desa di sana dalam pengisian KPPS yang diperlukan, namun tetap sesuai dengan persyaratan KPPS yang ada,” tegasnya.
Laporan : Erwan Sani (Bengkalis)
Editor : M Ali Nurman

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

3 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

3 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

3 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

3 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

4 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

4 jam ago