abu kasim/riau pos TAK TERAWAT: Kondisi Stadion Muhammad Ali, Desa Air Putih, Bengkalis tidak terawat dengan baik, Senin (15/4/2024). (ABU KASMIN/RIAU POS)
Bengkalis (RIAUPOS.CO) – Diperkirakan sudah 10 tahun terakhir ini Stadion Muhammad Ali di Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis dibiarkan tak terurus dengan baik. Ini terlihat dari kondisi stadion yang banyak ditumbuhi rerumputan serta pintu-pintu masuk banyak rusak.
Bahkan fasilitas stadion, seperti tempat duduk dan ruangan lain juga terlihat kotor. Kondisi cat di bagian tempat duduk penonton sudah lusuh, termasuk kondisi tempat duduk penonton juga sudah banyak lepas dan patah.
“Kotor dan rumput pun tak ditebas. Itulah kondisi Stadion Muhammad Ali yang merupakan stadion satu-satunya di Pulau Bengkalis yang jadi kebanggaan masyarakat Bengkalis,” ucap salah seorang warga Bengkalis Jero Parsa, Senin (15/4).
Ia menyebutkan, Stadion Muhammad Ali ini memiliki sejarah yang tak bisa dilupakan, karena sudah banyak iven nasional dan lokal digelar di sana. Iven turnamen sepakbola dan tempat latihan para atlet lari juga dilakukan di sana.
Tapi sangat disayangkan, dalam beberapa tahun ini kondisi Stadion Muhammad Ali Desa Air Putih sangat memprihatinkan. Hampir semua fasilitas di sana tidak pernah dilakukan perawatan seperti tempat kursi penonton, kursi pemain, kamar ganti baju pemain, kamar WC dan lain sebagainya.
Hal senada juga dikatakan Eko. Ia menilai kondisi stadion terlihat usang. Dirinya sebagai pecinta olahraga sepakbola yang selalu melakukan latihan sepakbola di sana, seharusnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis atau Dinas terkait khususnya Disbudparpora melakukan perawatan stadion tersebut.
Ia berharap, Pemkab Bengkalis harus menyikapi dan memperhatikan stadion ini, karena sayang jika dibiarkan tak terawat. Jangan sampai ada turnamen baru semuanya sibuk untuk memperbaiki semua fasilitasnya.
Sedangkan Ibay, salah seorang warga yang sedang berada di Stadion Muhammad Ali juga mengaku miris dengan kondisi stadion tersebut. Padahal lapangan sepak bola ini merupakan tempat pembinaan atlet sepakbola yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis.
Terhadap persoalan itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Kadisparbudpora) Bengkalis Edy Sakura yang dikonfirmasi terkait Stadion Muhammad Ali Bengkalis melalui telepon selularnya, Senin (15/4) menyebutkan, memang selama ini pihaknya masih kekurangan anggaran. Jadi dalam membuat program masih mengutamakan skala prioritas.
“Tapi tahun ini sudah masuk anggaran APBD 2024 dan Alhamdulillah tahun ini ada kegiatan perbaikan Stadion Muhammad Ali. Perencanaan sedang bekerja nanti kita lihat apa yang direncanakan konsultan perencanaan untuk diperbaiki,” ucapnya.(gem)
Laporan ABU KASIM, Bengkalis
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…