Categories: Bengkalis

Bawa Pekerja Migran Ilegal, Kapal Cepat Tujuan Malaysia Karam

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)   – Peristiwa naas menimpa speedboat (kapal cepat) tujuan Malaysia yang berpenumpang 14 orang. Kapal ini tenggelam di  Selat Motong, perairan Ketapang, Rupat, Bengkalis, Jumat (14/1). Dari informasi yang berhasil dirangkum dari pihak kepolisian, disebutkan kapal cepat ini diduga  membawa pekerja migran ilegal ke Malaysia.

Setiba di tengah-tengah perairan Selat Morong, cuaca buruk. Melihat kondisi ini, tekong kapal cepat ingin balik kembali, namun dengan tiba-tiba datang ombak dan menerpa sehingga kapal cepat ini terbalik. Akibat kejadian tersebut, tiga penumpang ditemukan sudah tidak bernyawa.

Tiga penumpang tersebut bernama, Ari (24) warga Jawa Barat, Rofikoh (44) warga Surabaya dan Teteh (44). Korban ditemukan di pantai Ketapang, Desa Sungai Cingam. Sementara 5 penumpang masih belum ditemukan dan 13 orang sudah ditemukan.

Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko melalui Paur Humas AKP Edwi Sunarto kepada wartawan, Sabtu (15/1) membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini tim gabungan, TNI dan Polri serta pemerintah Desa Sungai Cingam terus melakukan pencarian pesisir pantai.

Selanjutnya, penumpang yang selamat terus menjalani proses penyelidikan oleh pihak berwajib untuk mencari tahu kejadian tersebut. "Mudah-mudahan, penumpang yang belum ditemukan bisa segera ditemukan oleh petugas," harap AKP Edwi.

Sedangkan Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak mengatakan, kapal cepat diketahui berangkat dari Pangkalan Buah dan berlayar menuju Malaysia. "Dalam perjalanan kapal mengalami masalah. Ini dikarenakan kondisi cuaca buruk dan pihak speedboat  memutuskan untuk kembali. Saat tekong memutar haluan untuk kembali, kapal cepat dihantam ombak dan menyebabkan kapal cepat terbalik dan tenggelam," terang Ishak, Sabtu (15/1).

Usai kejadian, terdapat kapal nelayan yang melintas dan menyelamatkan 14 penumpang orang yang terombang-ambing di laut. Selain itu juga terdapat tiga penumpang yang sudah meninggal dunia. "Kami sudah memberangkatkan tim ke lokasi yang berjumlah 10 orang. Saat ini di lokasi aparat setempat melakukan pencarian dengan cara penyisiran hingga ke sekitar pantai Ketapang," ujarnya.

Ia mengharapkan, lima korban lainya dapat ditemukan segera. Karena sampai saat ini petugas masih melakukan upaya pencarian di lapangan.(ksm)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Lindawati Cetak Sejarah sebagai Perempuan Pertama Pimpin PSMTI Riau

Lindawati terpilih sebagai Ketua PSMTI Riau periode 2026–2030 dan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang…

31 menit ago

Inovasi Pembelajaran Kitab Kuning, PBA-UIR Hadir di Ponpes Nurul Azhar

Prodi PBA-UIR menggelar workshop teknik MB-KK di Ponpes Nurul Azhar Rumbai untuk meningkatkan kemampuan baca…

56 menit ago

Komunitas Sepeda Tegocy Turut Ramaikan Iven Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Sepeda Tegocy Pekanbaru turut ambil bagian dalam Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai dukungan…

1 jam ago

Anggaran Rp3,049 Triliun, Pemko Pekanbaru Prioritaskan Drainase dan Banjir

APBD Pekanbaru 2026 senilai Rp3,049 triliun disahkan DPRD. Pemko fokus perbaikan drainase dan mitigasi banjir…

2 jam ago

Servis Honda Lebih Terjangkau Lewat Gebyar Musim Ganti Oli 2026

Capella Honda Riau menghadirkan Gebyar Musim Ganti Oli di awal 2026 dengan berbagai paket servis…

22 jam ago

LG StanbyME 2 Resmi Hadir, Tawarkan Fleksibilitas Layar Lebih Tinggi

LG StanbyME 2 resmi hadir di Indonesia dengan layar lepas-pasang, resolusi QHD, dan dukungan kendali…

23 jam ago