optimis-pandemi-covid-19-berakhir
MANDAU (RIAUPOS.CO) – Wakapolda Riau Brigjend Pol Drs Tabana Bangun optimis pandemi Covid -19 dapat dihadapi bersama dan bisa hilang.
"Apabila semua pihak bertanggung jawab untuk percepatan vaksinasi demi kesehatan masyarakat. Yakin pandemi Covid-19 akan hilang," kata Brigjend Pol Drs Tabana Bangun saat meninjau vaksinasi massal presisi menuju Covid-19 punah di Polsek Mandau, Sabtu (12/3).
Jenderal bintang satu beserta rombongan ke lokasi vaksinasi massal di Klenteng Shin Wi King, Jalan Sejahtera Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Wakapolda didampingi Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko dan Dandim 0303 Bengkalis, Letkol Inf Endik Yunia Hermanto. "Ya, kegiatan percepatan vaksinasi merupakan hasil kerjasama antar instansi pemerintahan dengan masyarakat, kami yakin pandemi Covid-19 ini segera berakhir," ucap Wakapolda Riau lagi.
Wakapolda menyebutkan, penekanan laju pertumbuhan Covid-19 juga akan berdampak dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bengkalis dan juga Riau secara umum. "Kami yakni dan optimis dalam menghadapi pandemi Covid 19 dengan kekompakan, solidaritas dan sinergitas seluruh stakeholder serta masyarakat, dengan mematuhi aturan pemerintah untuk mempercepat vaksinasi," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wakapolda Riau Brigjend Pol Drs Tabana Bangun beserta PJU Polda Riau didampingi Kapolres Bengkalis dan Dandim 0303 Bengkalis, memberikan sembako kepada masyarakat lansia juga anak anak.(esi)
Laporan ABU KASIM, Mandau
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…
Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…
Puluhan warga kepung Kantor Desa Belantaraya, tuntut kades mundur dan penyelesaian sengketa lahan yang memanas.