Categories: Bengkalis

Harga Sembako di Pulau Bengkalis Berfluktuatif

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Mulai akhir tahun 2024 lalu sampai minggu kedua bulan Januari 2025, harga keperluan pokok di Pulau Bengkalis masih berfluktuatif, bahkan cenderung naik dan tinggi. Seperti harga cabai merah keriting Sumbar Rp56 ribu per kilogrma (Kg) dan bawang merah Rp36 ribu per Kg.

Dari pantauan di Pasar Terubuk Bengkalis, Ahad (12/1) kendati jumlah pengunjung pasar atau pembeli ramai, namum bahan kebutuhan pokok yang dijual masih sedikit. Bahkan terlihat lapak-lapak pedagang yang menjual sayur mayur juga sepi.

Bahkan lebih sepi lagi di pejualan lapak ikan segar, yang biasanya pedagang menjajakan dagangannya dengan berbagai jenis ikan, tapi kemarin terlihat lapak-lapak mereka tak ada ikan.

“Ikan kosong dan tak masuk hari ini. Padahal akhir pekan pembelinya ramai, tapi ikan tak banyak,” ucap Ani, salah seorang pedagang ikan di Pasar Terubuk Bengkalis.

Kondisi ini membuat harga jual ikan menjadi tinggi. Seperti ikan debuk harganya mencapai Rp65 ribu per Kg, jika pekan sebelumnya hanya Rp55 ribu per Kg, ikan kakap putih Rp85 ribu per Kg, sebelumnya Rp75 ribu per Kg.

Demikian juga dengan sayur mayur yang umumnya mengalami kenaikan Rp1 ribu, namun sangat dirasakan oleh pembeli.

“Sekarang semuanya pada naik. Ikan, bawang, sayuran semuanya naik. Pusing mikirkannya, karena uang yang kita bawa uang belanja pas-pasan,” ucap Wewen, salah seorang pengunjung Pasar Terubuk Bengkalis.

Sedangkan kondisi pasar yang belum stabil ini menjadi tantangan bagi masyarakat, terutama konsumen dan pedagang kecil. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah lebih konkret untuk menstabilkan harga demi menjaga daya beli masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagprin) Bengkalis Zulpan mengungkapkan,  kondisi ini merupakan dinamika yang biasa terjadi dalam pasar yang menyediakan barang kebutuhan pokok.

“Harga kebutuhan pokok di Bengkalis sebelumnya sempat mengalami deflasi, dan saat ini harga-harga masih bervariasi. Namun, kenaikan yang terjadi masih dalam batas wajar,” jelasnya, Sabtu (11/1).

Dia menyebutkan,  pihaknya terus memantau perkembangan harga di pasar tradisional guna memastikan bahwa kenaikan harga tidak memberatkan masyarakat. Pihaknya mengimbau, agar para pedagang dan distributor untuk tetap menjaga stabilitas pasokan agar fluktuasi harga dapat diminimalisir.

Kenaikan harga sejumlah komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, tomat, dan bawang di beberapa pasar tradisional di Bengkalis menjadi perhatian. Namun, Kadisdagprin Bengkalis tetap memastikan bahwa pasokan barang kebutuhan pokok tetap lancar dan tidak ada kendala signifikan dalam distribusi.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk distributor dan pedagang, untuk menjaga keseimbangan harga. Jika diperlukan, kami akan mengambil langkah-langkah strategis agar harga tetap terjangkau,” jelasnya.(ksm)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

13 jam ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

14 jam ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

14 jam ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

14 jam ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

15 jam ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

15 jam ago