Categories: Bengkalis

Tragis, Diserunduk Mobil, Pasutri di Bengkalis Tewas di Tempat

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Peristiwa kecelakaan maut yang merenggut pasangan suami istri (pasutri) M (54) dan N (49) di jalan lintas Kecamatan Bantan, tepatnya di Jalan Lebai Wahid, Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Bengkalis, Senin (12/7/2021) sekitar pukul 09.30 WIB sempat viral di media sosial.  

Dengan sekejap foto dan video pasutri warga Jalan Tambak Rejo, Desa Jangkang, Kecamatan Bantan dengan cepat beredar di medsos. Dalam video itu pasutri yang berboncengan menggunakan motor Vario BM 2064 DS yang dikendari suaminya M dan istrinya dibonceng tewas seketika setelah ditabrak dari arah berlawan oleh mobil Avanza BM 1408 DL yang dikemudikan MS (22).

Ratusan warga setempat berkerumunan ingin melihat kejadian tersebut. Bahkan setelah korban tewas bersimbah darah, warga tidak ada yang berani memindahkan jasad kedua korban, sampai petugas dari Satlantas Polres Bengkalis sampai di tempat kejadian perkara.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Lantas AKP Hairul Hidayat membenarkan adanya lakalantas maut tersebut. Menurutnya, kasus itu bermula ketika satu unit mobil Avanza BM 1408 DL yang dikemudikan MS (22) datang dari arah Bengkalis Kota menuju arah Selat Baru. 

Dikatakanya, saat di lintas Kecamatan Bantan saat bersamaan datang dari arah berlawanan  sepeda motor Vario BM 2064 DS yang dikendarai M berboncengan dengan istrinya N. Karena jarak yang sudah dekat dan tidak bisa dihindarkan lagi, mobil menabrak sepeda motor tersebut.

‘’Ya, ada yang meninggal dunia, yakni pasutri dan saat ini kami sedang melakukan proses hukum terhadap kecelakaan yang menewaskan kedua korban tersebut," ucapnya Hairul Hidayat. 

Dijelaskan Hairul, dua korban jiwa akibat dari kecelakaan itu meninggal dunia di lokasi kejadian. kasus Laka maut tersebut masih dalam penyelidikan pihak polisi dari Satlantas Polres Bengkalis.

 

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi, Balita Tenggelam di Kuansing Belum Ditemukan

Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…

8 jam ago

Tak Mau Sampah Menumpuk, Wali Kota Pekanbaru Terapkan Komposter

ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…

9 jam ago

Banyak Tak Berizin, Kabel Fiber Optik di Pekanbaru Siap Ditata Ulang

Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…

9 jam ago

Siak Lakukan Efisiensi Besar, Tapi PPPK Tetap Dipertahankan

Bupati Siak pastikan PPPK tidak dirumahkan meski anggaran tertekan. Pemkab fokus efisiensi dan dorong ekonomi…

10 jam ago

Pacu Sampan Kampar 2026 Meriah, 25 Tim Ramaikan Sungai Kampar

Pacu sampan Kampar 2026 diikuti 25 tim. Selain melestarikan budaya, ajang ini juga menjadi daya…

10 jam ago

Belasan Pasien Terlantar di RSUD Bengkalis, Jadwal JKN Tak Sinkron

Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…

1 hari ago