Categories: Bengkalis

Curi Uang dari Brankas Desa, Mantan Bendahara Ditahan

BATHIN SOLAPAN (RIAUPOS.CO)  – Mantan Bendahara Desa Boncah Mahang berinisial LYD diduga mencuri  dan membawa kabur uang yang tersimpang dibrankas desa. Perempuan berusia 26 tahun ini sempat tak mengakui perbuatannya.

Dari indormasi yang dihimpun Riau Pos, aksi LYD yang berdomisili di Jalan Pertanian, Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis itu terekam CCTV. Namun setelah dilaporkan ke polisi barulah dia mengakui perbuatannya.

Menurut Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo SHB SIK  melalui Kanit Reskrim Firman SH, peristiwa ini terjadi pada Jumat (8/4) sekitar pukul 12.22 WIB. "Tempat kejadian perkara di Kantor Desa Boncah Mahang. Terjadi tindak pidana pencurian uang yang dilakukan oleh tersangka LYD yang juga saat ini menjabat sebagai staf bendahara desa dan pernah menjabat sebagai bendahara desa priode 2017-2021," jelasnya.

Dia melanjutkan, kejadian berawal sewaktu tersangka menanyakan kepada salah satu staf tentang ruangan kepala desa yang tidak dikunci. Setelah pegawai desa pulang ke rumah untuk melaksanakan salat,  barulah tersangka melakukan aksinya.

Namun perbuatanya terendus oleh salah seorang staf kantor desa yang merasa curiga kepada tersangka. Kemudian staf tersebut menghubung staf yang lain bernama Dedek, untuk melihat CCTV. Tidak lama kemudian staf tersebut meminta Mashudi, seorang staf yang lain lagi untuk membuka brankas yang hanya memakai kunci kode dan tidak digembok itu.

Dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Mandau ini, begitu brankas dibuka, didapati uang yang ada di dalamnya, tepatnya di dalam map ternyata sudah berkurang. Dari sebeluimnya berjumlah Rp10,2 juta berkurang Rp4 juta. Atas kejadian tersebut staf desa ini melaporkannya ke pihak kepolisian untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Berdasarkan laporan tersebut pada, Jumat (8/4) sekitar pukul 18.00 WIB Tim Opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan yang mengarah kepada pelaku. "Berdasarkan hasil interogasi serta menunjukan hasil bukti rekaman CCTV kepada pelaku,  namun pelaku tetap tidak mengakui perbuatannya. Setelah dilakukan interogasi ulang barulah pelaku mengakui perbuatannya, selanjutnya kita amankan pelaku dan barang bukti," ujarnya.(ksm)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

20 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

20 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago