Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkalis Susi saat berbelanja keperluan rumah tangga di Pasar Terubuk Bengkalis dan mengecek ketersediaan bahan pangan, Selasa (8/4/2025). abu kasim/riau pos
BENGKALIS (RIAUPOS.CO)- Kendati selama arus mudik dan balik terkendala oleh transportasi penyeberangan Ro-Ro Bengkalis, namun tak mempengaruhi stok bahan kebutuhan pokok di Pasar Tradisonal Pasar Terubuk Bengkalis, yang masih terpantau lancar dan aman, Selasa (8/4).
Meski demikian, pasar tradisional satu-satunya di Kota Bengkalis masih sepi pembeli, sehingga belum terjadi lonjakan jual beli, karena saat ini daya beli masyarakat yang masih cenderung menurun pasca Hari Raya Idulfitri.
Dari pantauan di lapangan, meski dalam beberapa hari terakhir adanya lonjakan kenaikan harga barang yang mengalami kenaikan tipis, yang dinilai masih dalam batas wajar oleh para pedagang, khususnya cabai dan bawang merah, namun ketersediaan bahan pokok seperti cabai, bawang merah, bawang putih, tomat, cabai rawit, serta aneka sayur-mayur tetap stabil.
“Saat ini barang tetap masuk lancar, hanya saja ada sedikit kenaikan harga. Itu karena kondisi transportasi di pelabuhan Ro-Ro masih padat. Mobil yang tidak booking terpaksa menunggu lama,” ujar Ani salah seorang pedagang sayuran di Pasar Terubuk, Selasa (8/4).
Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya Yuli, yang menyebut bahwa harga-harga masih relatif stabil, namun pembeli masih belum terlalu ramai. Karena masih suasana lebaran, jadi belum banyak yang datang berbelanja kebutuhan dapur mereka.
“Tapi stok aman, harga juga masih mirip dengan sebelum Hari Raya Idulfitri. Cuma sekarang pembeli masih sepi, mungkin karena masih dalam suasana hari raya,” jelas Yuli.
Sementara itu, untuk komoditas ayam potong atau ayam putih, harga justru mengalami penurunan. Jika sebelum hari raya harganya mencapai Rp32 ribu per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp30.000 per kilogram, namun untuk ayam kampung, stok terbatas dan harga tetap tinggi.
“Sekarang ayam putih turun sekitar Rp2.000. Tapi kalau ayam kampung, harganya Rp80 ribu sampai Rp85 ribu per kilo, dan stoknya juga tidak banyak,” jelas Edi, salah satu pedagang ayam di Pasar Terubuk.
Kepala Disdagprin Bengkalis Zulpan ST mengatakan, sebelum hari raya pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama seluruh agen dan pemasok bahan pangan di Bengkalis. Karena biasanya pada hari raya, pasokan bahan pangan berkurang.
“Makanya kami mewanti-wanti ke agen maupun pemasok untuk menjaga barang tetap masuk ke Bengkalis,” ujarnya.(ksm)
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…