Categories: Bengkalis

Pemilik Sabu 19 Kg Divonis Mati

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Dua terdakwa pelaku narkotika jenis sabu seberat 19 kilogram (kg) divonis mati Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis. Sidang vonis tersebut dilaksanakan secara daring, Selasa (4/8) siang pukul pukul 14.00 WIB.

Humas PN Bengkalis Mohd Rizky Musmar SH MH menyampaikan bahwa untuk perkara Abdillah Febriadi adalah perkara 271 dan Rico Risaldo merupakan perkara 274 Pidsus 2020 dituntut oleh jaksa penuntut umum (JPU) dengan tuntutan 20 tahun penjara denda Rp2 miliar dan subsider selama 6 bulan.

"Dalam hal ini majelis berpendapat lain terhadap tuntutan tersebut, karena ada hal-hal yang ditemukan dalam fakta persidangan maka majelis hakim memvonis kedua terdakwa tersebut dengan hukuman mati," ungkap Mohd Rizky Musmar, Kamis (6/8).

"Sidang ini melalui daring atau secara telekonferensi. Kebetulan dalam perkara ini kedua terdakwa juga tidak mau didampingi pengacara, jadi kedua terdakwa menyatakan sikap banding soal vonis itu," ucapnya.

Sementara terdakwa Abdillah Febriadi alias Batak alias Ade Vicent bin Abas Hasibuan warga Kartamana RT04 RW07 Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Pasal yang diterapkan oleh JPU Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kemudian, terdakwa Rico Lisando alias Ripo bin Alm Lisril, Batang Tabik (Sumbar) lahir pada 20 Desember 1995 warga Jorong Batang Tabuk Kenagarian Sungai Kemunyang Desa Sungai Kemunyang Kecamatan Luak Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Sumbar. Pasal yang diterapkan oleh JPU Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis Irvan Rahmadani Prayogo SH saat dikonfirmasi mengenai putusan vonis majelis hakim tersebut menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, kedua terdakwa Abdillah Febriadi (31) dan Rivo Risaldo (24) diduga merupakan komplotan jaringan narkotika internasional. Kasus bermula saat aparat kepolisian mengendus akan masuknya sabu dari negara tetangga Malaysia dalam jumlah besar pada Januari 2020.

Polisi dan petugas terkait langsung mengamankan keduanya saat di Selat Bengkalis menggunakan kapal patroli. Saat akan ditangkap, komplotan itu sempat lolos dan tim narkoba langsung mengejar kedua tersangka. Akhirnya Abdillah ditangkap di Jalan Lintas Sungai Pakning, Desa Buruk Bakul, Bukti Batu, Bengkalis. Didapati 19 kg sabu dalam kendaraan yang mereka tumpangi.

Sidang putusan vonis mati tersebut dipimpin Ketua Majelis Hakim Rudi Ananta Wijaya SH MH dengan dua anggota Zia Ul Jannah Idris SH MH dan Aulia Fhatma Widjola SH sedangkan dari JPU Kejaksaan Negeri Bengkalis Irvan Rahmadani Prayogo SH.(esi)

   

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pengembang The Peak Hotel Pekanbaru Dinyatakan Pailit, Begini Nasib Pemilik Apartemen

PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…

3 jam ago

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

4 jam ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

4 jam ago

Gugatan Cerai Rezita Meylani terhadap Yopi Arianto Masuk Mediasi, Tergugat Tak Hadir

Rezita Meylani menggugat cerai Yopi Arianto di PA Rengat. Proses mediasi berlangsung, namun belum menghasilkan…

4 jam ago

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

21 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

21 jam ago