innalillahi-pemancing-yang-tenggelam-di-duri-ditemukan-tak-bernyawa-lagi
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Seorang pemancing yang tenggelam akibat perahu pompong yang ditumpanginya untuk mancing di Sungai Mandau karam pada, Ahad (4/7/2021), akhirnya sudah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Warga Kelurahan Pematang Pudu, Duri, Kabupaten Bengkalis bernama Ahmad Nawawi (35) ditemukan tim Basarnas Pekanbarui sudah dalam keadaan kaku dan tidak bernyawa lagi.
Jasad pria yang hobi memancing ini ditemukan saat Magrib tiba Senin (5/7/2021), di tempat perahu tersebut karam. Penemuan jasad itu tepatnya berada di Lubuk Ampoi, Desa Koto Pait Beringin, Kabupaten Bengkalis.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Pekanbaru, Jacky Chan mengatakan, bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan mengapung.
"Ditemukannya mengapung di tempat korban tenggelam, tempat perahu itu karam," ujar Jacky, Senin (5/7/2021) malam.
Melihat jasad yang mengapung tersebut, pihak petugas langsung bergegas melakukan proses evakuasi terhadap jasad korban.
Saat evakuasi tersebut berlangsung, kondisi cuaca cerah dan sudah agak gelap dan jasad korban juga sudah mulai tenggelam lagi. Sehingga diperlukan alat penerangan untuk membawa korban ke darat. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka.
"Setelah kami berhasil mengevakuasi korban, jasadnya langsung kami bawa ke rumah duka di Duri untuk disemayamkan," terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Beringin, Lahdi juga menyampaikan, rasa duka cita yang mendalam terhadap tewasnya warga yang memancing tersebut. Ia mendapat kabar itu dari petugas yang turun langsung ke lokasi pencarian.
"Ya kami mendapat kabar,, korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi. Kami mengucapkan duka cita yang mendalam," ungkapnya.
Sebelumnya, Ahmad Nawawi (35) dikabarkan hilang sejak Ahad (4/7/2021) saat pergi memancing di aliran Sungai Mandau.
Korban berangkat bersama rekannya Syaiful Bahri. Namun saat berada di kawasan Lubuk Ampoi, Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, perahu pompong yang mereka gunakan tenggelam dan terbalik.
Upaya pencarian telah dilakukan petugas Basarnas Pekanbaru bersama warga. Petugas dengan menggunakan perahu karet terlihat memutar-mutar arus air agar korban yang diduga tenggelam di dasar dapat timbul. Sementara warga juga terlihat ikut terlibat dalam proses pencarian tersebut.
Dalam upaya pencarian, 7 orang petugas Basarnas Pekanbaru bersama pejabat Kasi Operasi Basarnas Pekanbaru, Jacky Chan sudah turun. Selain itu mereka juga dibantu petugas BPBD dan warga setempa.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: E Sulaiman
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…