Categories: Bengkalis

Ridwan Yazid Selisih Tipis dengan Bagus Santoso

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Persaingan bakal calon bupati Bengkalis pada polling aspirasi pembaca Riau Pos semakin ketat. Berdasarkan penghitungan, Rabu (4/3), jumlah dukungan antara Ridwan Yazid dan Bagus Santoso selisih sangat tipis. Yakni sebesar 1,03 persen. Di mana Ridwan yang berada di peringkat dua memperoleh dukungan 16,59 persen. Sedangkan Bagus Santoso berada di peringkat tiga dengan dukungan 15,53 persen.

Sementara di peringkat pertama masih ditempati Ketua Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) Kabupaten Bengkalis Masuri alias Bagong. Bagong sendiri mendulang total dukungan sebanyak 22,24 persen. Menyusul di peringkat keempat Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kasmarni. Saat ini Kasmarni memperoleh dukungan sebanyak 6,77 persen.

Peringkat lima ada nama anggota DPRD Bengkalis dari PKS Abi Bahrun. Dia memperoleh 5,91 persen. Diiringi Politisi Golkar yang juga mantan anggota DPRD Riau, Abdul Vattah menduduki peringkat keenam dengan dukungan 5,76 persen. Menyusul Ketua Persatuan Kepala Desa Bengkalis, Pasla yang mendapatkan dukungan 5,75 persen. Pasla berada diperingkat ketujuh.

"Bagus Santoso dan Ridwan Yazid hanya selisih sedikit. Sekitar 1 persen lebih saja. Persaingan terus meningkat setiap periodenya," ujar Direktur Riau Pos M Hapiz, Rabu (4/3). Posisi kedelapan, ada nama Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bengkalis, Nur Azmi Hasyim ST yang meraih dukungan 4,37 persen. Anggota DPRD Bengkalis dari PKS, Sanusi yang mendapatkan dukungan 4,32 persen berada di peringkat kesembilan.

Pada peringkat kesepuluh ada nama Syaukani Alkarim dengan raihan dukungan sebanyak 3,84 persen. Dukungan terhadap Syaukani stagnan sejak beberapa periode lalu.(nda)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

14 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

14 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

14 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

14 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago