Categories: Bengkalis

Pembelian Tiket Ro-Ro Dilakukan Manual

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Sudah dua bulan terakhir ini mesin e-ticketing rusak, maka pembelian tiket penyeberangan Ro-Ro Bengkalis dilakukan secara manual. Padahal penggunaan sistem e-ticketing untuk menghindari para penumpung Ro-Ro saling menyerobot.

Pantauan di lapangan, ketika mobil akan melewati portal pembelian tiket di Ro-Ro Air Putih Bengkalis petugas penjualan tiket menyodorkan kwitansi kertas biasa yang tidak mencantumkan nomor antrean dan juga jadwal penyebarangan.

“Sekarang tiketnya manual dan tidak ada nomor antrean penyeberanganya dan jam berapa. Tentu ini sangat disayangkan, karena tak berurutan jadi siapa saja bisa saling mendahului asal kenal petugas di lapangan,” ujar salah seorang penumpang kapal Ro-Ro Air Putih Bengkalis Anto, Kamis (2/5).

Ia menyebutkan, e-ticketing ini sebenarnya membuat antrean di Ro-Ro menjadi teratur. Tapi kalau manual ini susah mengontrolnya, apalagi kondisi penyeberangan ini ada kendala di dermaganya.

Anto menilai, penggelola pelabuhan Ro-Ro seharusnya mengantisipasi kondisi mesin e-ticketing dan harus segera diperbaiki. Apalagi dulu Bupati Bengkalis menyebutkan penerapan e-ticketing ini untuk mengantisipasi para penumpang Ro-Ro saling menyerobot antrean.

Terhadap persoalan itu, Kepala UPT Ro-Ro Dishub Bengkalis Rasmiati yang dikonfirmasi menyebutkan, memang sudah beberapa bulan ini mesin e-ticketing mengalami kerusakan. Di mana awalnya mesin itu ditabrak oleh pengguna jasa angkutan Ro-Ro di Dermaga Roro Air Putih.

“Jadi sekarang penjualannya dilakukan secara manual. Karena mesinnya rusak dan belum ada perbaikan,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang pelayanan e-ticketing di Dermaga Ro-Ro Sungai Selari Pakning juga tidak berfungsi? Rasmiati menjawab, memang mengalami kendala rusak semuanya. Namun perbaikannya sudah diajukan ke Dinas Perhubungan Bengkalis.

“Karena di UPT Ro-Ro tidak ada anggaran rutin perbaikan, maka diajukan dulu ke dinas. Karena untuk perbaikan mesin ini memerlukan waktu lama dan dana,” ujarnya.

Namun, katanya lagi, meski mesinnya rusak namun pelayanan penjualan tiket berjalan dengan baik dan petugas di lapangan juga tidak ada kendala dalam penjualan tiket.(gem)

Laporan ABU KASIM, Bengkalis

Redaksi

Recent Posts

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

35 menit ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

55 menit ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

1 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

1 jam ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

6 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

6 jam ago