Categories: Bengkalis

Hujan Deras dan Pasang Keling, Ratusan Rumah di Bengkalis Terendam Banjir

RIAUPOS.CO – Hujan deras yang mengguyur Pulau Bengkalis sejak tiga hari terakhir ditambah air pasang laut yang naik, membuat ratusan rumah terendam banjir. Terparah, banjir merendam rumah warga di Desa Senderak, Kecamatan Bengkalis, Sabtu (30/11).

Intensitas hujan teras yang terjadi setiap dini hari sampai pagi, membuat rumah dan jalan terendam banjir. Seperti di Jalan Wonosari Barat, Desa Wonosari, yang menjadi langganan banjir.

Termasuk rumah-rumah warga yang letaknya tak jauh dari bantaran anak sungai. Seperti di Desa Pasiran, ada puluhan rumah warga yang terendam banjir. Para penghuninya tak sempat mengungsi, dan mereka tetap bertahan di rumah. Sebab menjelang air pasang itu surut, maka air yang masuk ke dalam rumah ikut kering.

“Ya, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi dan meluapnya air sungai di desa kami karena air pasang laut naik. Tinggi banjir bervariasi di beberapa titik hingga mencapai paha orang dewasa. Namun, di kawasan permukiman kami, tinggi air hingga lutut orang dewasa,” ujar Amat, salah seorang warga Desa Senderak.

Sementara Kepala Desa Senderak, Tari Fitri Santini STr Keb juga menyebutkan, puluhan rumah warganya terendam banjir. Meski tak ada laporan korban dalam bencana banjir ini, namun kerugian material hanya berupa kerusakan ringan.

“Ya, banjir sudah menjadi langganan di desa kami setiap kali curah hujan tinggi dan air sungai meluap. Banjir itu sudah seringkali, setiap musim hujan, seperti di bulan-bulan ini, pasti sering terjadi banjir dari luapan sungai,” ujar Tari.

Ia menyebutkan, dalam musibah banjir ini tidak ada korban jiwa. Namun sekitar 80 rumah lebih yang terdampak langsung. Kerugiannya hanya papan bangunan dapur tercabut satu atau dua, kasur basah dan peralatan dapur hanyut.

“Ya, paling itu saja kerugian yang dialami korban. Kami juga sudah memberikan bantuan sembako kepada korban banjir,” ujar Tarus, Sabtu (30/11).

Ia menyebutkan, masyarakat setempat meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menormalisasi parit-parit dan gorong-gorong di Desa Senderak. Perlu diketahui, luapan air dari PT Meskom ini sangat besar. Untuk itu, masyarakat meminta agar dilakukan normalisasi parit-parit dan gorong-gorong.

“Kalau bisa ada normalisasi dari kabupaten atau dari perusahaan. Sehingga walaupun banjir, namun tak begitu lama merendam rumah warga kita,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis  Sufandi juga menyebutkan, saat ini kondisi cuaca ekstrem, terutama curah hujan yang cukup tinggi, sehingga membuat banjir menggenangi rumah warga.

“Makanya kita mengimbau tetap waspada. Jika ada kendala pengungsian kita akan siapkan tenda darurat. Namun saat ini belum ada yang terdampak parah atau sampai harus diungsikan, karena hujan deras hanya merendam rumah beberapa jam saja,” ujarnya.(muh)

Laporan ABU KASIM, Bengkalis

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tak Sekadar Touring, Capella Honda Hadirkan Premium Movie Ride untuk Bikers PCX

Capella Honda Riau menggelar Premium Movie Ride bersama komunitas PCX Pekanbaru dengan kegiatan rolling city,…

13 jam ago

Intip Dapur MBG di Tenayan Raya, Relawan Masak Sejak Subuh untuk Ribuan Porsi

Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan…

13 jam ago

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Siak-RAPP Garap 40 Hektare Jagung

Polres Siak bersama RAPP menanam jagung pipil di lahan 40 hektare di Kampung Lubuk Jering…

14 jam ago

Kunjungi Riau Pos, Aulia Hospital Bahas Peluang Kolaborasi Informasi Kesehatan

Manajemen Aulia Hospital melakukan kunjungan silaturahmi ke Riau Pos di Pekanbaru untuk mempererat kemitraan dan…

15 jam ago

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

2 hari ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

2 hari ago