Jaringan kabel optik dari berbagai provider masih berada di jalur pejalan kaki Jembatan Siak I atau Leighton, Jalan Yos Sudarso Pekanbaru, Kamis (30/10/2025). Pemprov Riau memberi batas waktu pemilik kabel hingga Jumat (hari ini) untuk menyetujui biaya pemindahan kabel.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jalur pejalan kaki di Jembatan Siak I, Jalan Yos Sudarso, tampak semrawut dipenuhi kabel menjuntai. Kondisi ini membuat warga resah karena mengganggu kenyamanan dan keselamatan para pejalan kaki yang melintas setiap hari.
Sampai Kamis (30/10), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) belum juga memindahkan kabel-kabel tersebut dari jalur pejalan kaki.
Anggi, warga sekitar yang kerap menggunakan jembatan itu, mengaku terganggu dengan kondisi kabel yang berserakan di trotoar.
“Kabelnya semrawut, bukan cuma satu tapi banyak. Jadi kalau mau lewat susah, takut kesangkut,” ujarnya.
Menurut Anggi, jalur pejalan kaki di Jembatan Siak I juga sering dilalui oleh anak-anak sekolah dan ibu rumah tangga pada pagi serta sore hari. Ia berharap kabel tersebut segera dipindahkan atau minimal dirapikan.
“Kalau belum sempat dipindahkan, paling tidak dirapikan dulu. Banyak orang lewat, kelihatannya sepele, tapi bisa bahaya kalau dibiarkan,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kabid Bina Marga Dinas PUPR PKPP Riau, Zulfahmi, menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan perusahaan pemilik kabel.
“Kami sudah menghubungi pihak pemilik kabel dan memberikan batas waktu atau deadline untuk segera memindahkan kabel-kabel itu,” katanya.
Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci perusahaan mana saja yang terlibat maupun batas waktu pasti yang diberikan. Pihaknya berharap pemilik kabel segera menindaklanjuti agar trotoar di Jembatan Siak I bisa kembali aman dan nyaman digunakan warga.(sol)
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…
Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…
Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…
Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…
Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…
Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…