TINJAU HELIKOPTER: Kepala BPBD Riau Edwar Sanger (dua kiri) bersama Kadisops Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Jajang Setiawan meninjau kesiapan helikopter water bombing di hanggar lengkung Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (29/7/2019). BNPB siagakan 6 helikopter water bombing untuk penanggulangan karhutla di Riau agar bencana kabut asap tidak terulang kembali. (MHD AKHWAN/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan kembali meluas. Pada Senin (29/9) siang, satelit Terra dan Aqua kembali menemukan 4 titik panas (hot spot) muncul di Negeri Seiya Sekata. Dan dari jumlah itu, 1 hot spot dengan confidence di atas 70 persen telah berubah menjadi titik api (fire spot) yang membakar lahan seluas 30 hektare dari sebelumnya lahan 20 hektare.
Lokasi ini tepatnya di Desa Penarikan Kecamatan Langgam. Kobaran api serta kepulan asap tebal terlihat jelas di lokasi itu. Hal ini menyebabkan mata perih dan aroma yang menusuk hidung. Puluhan personel gabungan pun terlihat masih berjibaku memadamkan api. Namun, pasokan air yang cukup jauh dijangkau serta tidak adanya akses darat yang dapat ditempuh kendaraan, sehingga menyebabkan personel kesulitan melakukan pemadaman.
Belum lagi kondisi angin yang bertiup kencang, sehingga kobaran api sangat sulit dipadamkan dalam waktu cepat, meski telah dibantu pemadaman melalui darat dan udara (water bombing). Alhasil, pemadaman api pun terpaksa harus dilakukan secara manual agar kobaran api tidak meluas.
Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan Drs H Abu Bakar FE Map saat dihubungi Riau Pos mengatakan, pihaknya cukup kesulitan memadamkan api karena pasokan air sulit dijangkau atau cukup jauh dari lokasi kebakaran.
"Personel gabungan harus berjalan kaki sejauh 3 km untuk dapat menjangkau pasokan air. Dan upaya pemadaman api ini telah kami lakukan sejak sepekan terakhir hingga saat ini. Personel gabungan telah menginap di lokasi untuk memadamkan api dan memantau perkembangan api agar tidak meluas. Namun untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran api, maka tim gabungan berupaya melakukan isolasi atau penyekatan agar kebakaran tidak meluas," ujar Abu Bakar, Senin (29/7).(amn/sol/esi)
>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo berbobot 830 kilogram akan disembelih di Masjid Al-Jami’ Desa Babussalam,…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPM Provinsi Riau dalam…
Koperasi Desa Merah Putih di Siak diresmikan sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan menjaga stabilitas…
SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru bersama DUDI menggelar penyelarasan kurikulum guna meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan…
KBI Riau membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar Candi Muara Takus dalam rangka menyambut…
Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…