Maudy Ayunda. (INTERNET)
RIAUPOS.CO — Komentar warganet di negeri ber-folower ini memang luar biasa berdampak. Artis Maudy Ayunda (24), merasakan sendiri. Terutama yang membahas penampilan. Dia mengategorikan komentar yang diterima di media sosial (medsos) menjadi dua.
"Satu yang membuat aku tadinya pede malah jadi kepikiran, yang kedua komentar tentang sesuatu yang mulanya aku sudah insecure ternyata semakin di-highlight," ujarnya.
Maudy tak sendiri. Dia menerima banyak curhatan tentang komentar buruk penampilan yang membuat down. Lulusan University of Oxford, Inggris, itu akhirnya mengangkat kampanye untuk melawan beauty bullying.
Salah satu resep melawan hal itu adalah mengembangkan diri. Selain itu, meyakini bahwa cantik bukan semata penampilan fisik. Dia juga selalu mengingat bahwa komentar orang lain, terutama yang negatif, tidak boleh terlalu memengaruhi diri. "Karena kita mesti punya value sendiri. Punya penilaian sendiri tentang makna cantik," tuturnya.(mam/c25/ayi/jpg)
>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo berbobot 830 kilogram akan disembelih di Masjid Al-Jami’ Desa Babussalam,…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPM Provinsi Riau dalam…
Koperasi Desa Merah Putih di Siak diresmikan sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan menjaga stabilitas…
SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru bersama DUDI menggelar penyelarasan kurikulum guna meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan…
KBI Riau membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar Candi Muara Takus dalam rangka menyambut…
Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…