Categories: Riau

Targetkan Turun Jadi 14 Persen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Angka stunting di  Riau saat ini masih tergolong tinggi yakni pada angka 23,7 persen. Menurut WHO, angka prevalansi stunting ini masih menjadi masalah dalam kesehatan masyarakat, karena angkanya masih di atas 20 persen. 

Gubernur Riau Drs H Syam­suar mengatakan, untuk menurunkan angka stunting di Riau tersebut perlu kerjasama dari semua pihak. Termasuk jajaran pemerintah daerah baik di lingkungan provinsi maupun kabupaten/kota agar terus berupaya menekan angka prevalansi stunting di Riau.   

“Agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan memiliki daya saing, oleh sebab itu semua pihak dan lintas sektor harus ikut serta mendukung gerakan bebas stunting di Riau,” kata gubernur pada peringatan Hari Keluarga Nasional  2021, Selasa (29/6).

Sebab, dampak stunting pada anak-anak dapat dilihat dari kecerdasan anak. Di mana anak-anak stunting biasanya lebih rendah IQ-nya jika dibandingkan dengan anak tinggi, badan normal. Sedangkan pada usia dewasa akan berdampak pada produktivitas.

“Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan  1.000 hari pertama kehidupan berperan dalam kejadian penyakit hipertensi, ginjal dan diabetes melitus,” kata gubernur

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia yang juga ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, memang angka stunting di Riau masih cukup tinggi yakni diangka 23,7 persen. Namun angka tersebut masih berada di bawah rata-rata nasional.

“Karena masih cukup tinggi, maka penurunan angka stunting di Riau tidak cukup hanya satu instansi saja. Namun juga harus kerjasama dari semua pihak,” katanya.

Karena itu, pihaknya menargetkan pada 2024 mendatang, angka stunting di Riau bisa turun menjadi 14 persen. Target tersebut juga merupakan target yang diberikan oleh pemerintah pusat.

“Insya Allah kami optimis dapat mencapai target tersebut, tentunya dengan dukungan semua pihak. Tidak hanya pemerintah saja, namun juga pihak swasta,” ujarnya.(sol)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kabut Asap Karhutla Memburuk, 2.394 Warga Indragiri Hulu Terserang Penyakit ISPA

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu mencatat sebanyak 2.394 warga terserang ISPA akibat kabut asap karhutla…

1 jam ago

Tembus 1.687 Pelamar di Hari Pertama, Job Fair Perdana Rohul Dibanjiri Pencari Kerja

Sebanyak 1.687 pencari kerja memadati halaman Kantor Bupati Rokan Hulu pada hari pertama Job Fair…

2 jam ago

Tim Putra SMA Darma Yudha Pertahankan Gelar Juara Honda DBL 2026 Riau

Tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru sukses mempertahankan gelar juara Honda DBL with Kopi…

3 jam ago

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

2 hari ago