Categories: Riau

Masjid Agung Ar Rahman Utamakan Penerima Zakat Fitrah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masjid Agung Ar-rahman Pekanbaru menerima pembayaran zakat fitrah oleh masyarakat Pekanbaru. Baik itu dengan barang berupa beras maupun uang tunai. Hal ini disampaikan oleh Amil Zakat Alviandri Setiawan, Rabu (29/5) siang.

“Pembayaran zakat fitrah melalui dua shif. Pertama, pada pukul 09.00 WIB hingga bada dhuzur dan shif kedua usai bada dhuzur hingga pukul 17.00 WIB,” kata Alviandri.

Selain itu, ada sekitar sembilan jenis beras yang biasa digunakan oleh masyarakat Pekanbaru, mulai dari kalangan atas, menengah dan bawah. “Nantinya, tergantung mana yang biasa dimakan sehari-hari oleh penerima zakat,” sambungnya.

Dikatakan Alviandri, ada delapan asnaf yang berhak menerima manfaat zakat sebagai salah satu instrumen rukun Islam. Akan tetapi, pihaknya akan lebih mengutamakan bagi masyakat yang bermukim di sekeliling lingkungan masjid dan masuk dalam kategori fakir miskin.

“Kalau sudah terpenuhi yang di sekeliling masjid. Barulah cari orang yang benar-benar fakir dan miskin,” jelasnya.

Memang masih ada beberapa jenis penerima zakat lainnya, di antaranya fisabilillah, riqab dan lainnya. Akan tetapi, pihaknya lebih melihat kepada kesulitan seseorang untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-harinya.

“Kadang makan dan kadang tidak. Ini yang berhak menerima zakat. Tapi kalau orang punya kulkas, rice cooker, motor, handphone android. Saya rasa ini masih belum berhak menerima zakat,” rincinya.

Proses pembayaran zakat fitrah sendiri, kata dia, sudah dilakukan sejak Senin (17/5) lalu. Memang, menurut agama Islam sebelum khatib naik mimbar, umat muslim masih bisa menerima zakat fitrah. “Cuman di Masjid Agung Ar-rahman itu satu hari sebelum Idul Fitri sudah didistribusikan. Agar nanti orang yang terima bisa memanfaatkan zakat itu,” jelasnya.

Untuk itulah, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera membayar zakat fitrahnya. Karena apa, ini sebagai penyempurna puasa umat muslim selama satu bulan penuh dan supaya menjadi orang yang beriman. â€œZakat fitrah itu wajib dibayarkan. Bahkan anaknyang baru lahir sebelum khatib naik mimbar harus tetap dibayarkan,” ucapnya.

Salah seorang warga Rizki yang datang untuk membayarkan zakat fitrah ia dan istrinya mengaku lebih memilih membayar ke Masjid Agung Ar-rahman agar penyaluran merata kesemua masyarakat yang membutuhkan.

“Takut lupa juga kalau bayar di akhir-akhir. Bayar di sini biar efisien dan optimal penyalurannya,” pungkasnya.(*1)

Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

7 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

7 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

7 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

8 jam ago

Sejak Januari, Damkar Pekanbaru Sudah Evakuasi 214 Ular dari Permukiman Warga

Damkar Pekanbaru mencatat 214 evakuasi ular sejak Januari 2026. Ular piton hingga kobra ditemukan masuk…

8 jam ago

Rohul Perkuat Promosi Wisata Lewat Branding Wonderful Indonesia Berbasis Medsos

Pemkab Rohul memperkuat promosi wisata melalui branding Wonderful Indonesia berbasis media sosial untuk mengenalkan destinasi…

8 jam ago