Categories: Riau

Rohil Diusulkan Jadi Lokasi Food Estate

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengusulkan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kepada Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai lokasi pengembangan food estate. Pemilihan Rohil sebagai lokasi food estate karena pertimbangan lokasi.

"Pengusulan tersebut didasarkan beberapa pertimbangan, yakni karena kedekatan jarak Rohil ke Kota Pekanbaru hanya memakan waktu 3 jam. Dengan adanya jalan Tol Pekanbaru-Dumai, jarak ke Rohil hanya 3 jam. Jika ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kita memakan waktu 8 jam, sedangkan ke Pelalawan harus menyeberang sungai,"kata Gubri, Kamis (29/4).

Lebih lanjut dikatakannya, pertimbangan lainnya Gubri Syamsuar mengusulkan Rohil untuk lokasi awal pengembangan food estate juga didasari dengan pertimbangan lahan di Rohil memiliki tanah mineral, sedangkan di Kabupaten Indragiri Hilir lebih cenderung memiliki lahan gambut. 

"Melihat kondisi di lapangan, Inhil memang memiliki kebun yang luas tapi banyak lahan gambutnya, untuk tahap awal ini kita tidak mau gagal karena itu kami pilih lokasi yang memiliki tanah mineral,"jelasnya. 

Kepada Pemerintah Pusat, sebelumnya Gubernur Riau sudah mengajukan tiga lokasi di Provinsi Riau untuk dijadikan pengembangan food estate di antaranya Kabupaten Inhil seluas 17.651 hektare dengan komoditi padi, Kabupaten Rohil seluas 11.691 dengan komoditi padi dan Kabupaten Pelalawan seluas 5.016 henktare dengan komoditi padi. 

"Namun kami mendapat arahan dari Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo untuk memilih salah satu dari tiga lokasi yang diajukan untuk ditetapkan sebagai pengembangan food estate,"ujarnya.

Dengan adanya pengembangan food estate di Riau, Gubri mengatakan ini tujuannya untuk  meningkatkan kesejahteraan para petani.

Yang mana nantinya produk petani akan diolah di sana. Selain itu, para petani juga diberikan pelatihan-pelatihan serta mengajarkan petani hingga tahap pemasaran. 

"Untuk produknya tidak hanya terfokus pada padi saja, namun juga mengolah berbagai produk lain seperti jagung, kedelai, ternak dan lainnya yang memiliki nilai ekonomi,"sebutnya.(kom) 

Laporan : SOLEH SAPUTRA (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kecelakaan Maut di Pekanbaru, Satu Pengendara Motor Meninggal di TKP

Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…

17 jam ago

HSBL 2026 Resmi Dimulai, Rengat Jadi Pembuka Ajang Basket Pelajar

HSBL 2026 resmi dimulai di Rengat. Tujuh tim pelajar siap bertanding dalam ajang basket terbesar…

18 jam ago

Cuaca Madinah Tembus 43°C, JCH Riau Alami Gangguan Kesehatan Ringan

Cuaca ekstrem di Madinah capai 43°C, sejumlah jemaah haji Riau alami gangguan ringan. Gelombang I…

18 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tertibkan PKL di Jalan Protokol, Lapak Diangkut

Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…

21 jam ago

BBM Langka, Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Ikut Merangkak Naik

Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…

21 jam ago

Minim Marka Jalan, Keselamatan Pengendara di Kuansing Jadi Sorotan

Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…

21 jam ago