PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sukses meraih kemenangan di Pemilihan Duta Bahasa Riau 2020, 15 Agustus lalu, Syahrudin dan Muna Nabilah akan mewakili Riau di tingkat nasional dalam iven serupa, Oktober 2020 mendatang di Jakarta.
Syahrudin, mahasiswa kelahiran Perincit, 26 Januari 2000 dan Muna Nabilah, mahasiswa S-1, FKIP jurusan Bahasa Inggris Universitas Riau ini berhasil menyisihkan 40 finals dalam Pemilihan Duta Bahasa Riau 2020 lalu.
Pemilihan tingkat Provinsi Riau mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana Jaya.
"Beliau sangat mendukung kegiatan ini, karena dinilainya sangat positif dalam mendukung pemerintah daerah untuk mencapai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau tahun 2019-2024," jelas Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Drs Songgo A Siruah MPd.
Menurutnya, kegiatan ini terkait dengan pengimplementasian nilai-nilai dan upaya mewujudkan kebudayaan Melayu sebagai payung kebudayaan," kutip Songgo lagi.
Sekda menurut Songgo, sempat memuji kegiatan ini sangat bagus dan cerdas. Secara praktis, ajang ini akan meningkatkan kesadaran berbahasa, terutama bahasa daerah dan bahasa Indonesia secara baik, benar, dan bertanggungjawab.
Diakui Songgo, Pemilihan Duta Bahasa ini memang diharapkan bisa melahirkan representasi pemuda yang memiliki kepekaan terhadap bahasa Indonesia. Menjadi duta bahasa berarti harus peduli akan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Terkait pemilihan di tingkat nasional nanti, Songgo mengatakan para duta juga akan melewati berbagai seleksi juga. Seperti seleksi yang dilakukan di tingkat provinsi, seperti administrasi, wawancara, minat dan bakat, krida mandiri dan tim, serta Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).
Songgo berharap, Syahrudin dan Muna Nabilah yang akan mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional bisa tampil maksimal. "Semoga tahun ini Riau bisa masuk lima besar. Sampai hari ini kita masih berjuang," sebutnya.
Laporan Deslina (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…